Mencicipi Pedasnya Ayam Geprek Mbok Judes yang Ngehits

Bisa dikatakan tahun 2018 ini kuliner ayam geprek makin ngehits, ya. Di mana-mana bisa ditemuin restoran yang jual ayam geprek dengan berbagai varian.

Contohnya nih, di daerah tempat tinggalku Gentan. Kurang lebih ada sekitar belasan ayam geprek yang restorannya di pinggir jalan, belum lagi yang lokasinya agak masuk ke gang.

Nggak heran sih, ayam geprek ini mudah bikinnya kalaupun mau pesan via online nggak pakai lama. Dan bagi pecinta kuliner pedas, ini salah satu menu favorit dah.

Saya salah satu pecinta ayam geprek. Pertama kali makan menu ayam geprek itu tahun 2016, sewaktu ada food festival di salah satu mal di Solo. Dan sampai sekarang ketagihan! Hehehe … Pokoknya kalau lagi malas masak, saya biasanya order ayam geprek.

Meskipun hidangan ini sudah ada sejak lama, setiap tempat makan selalu hadir dan membuat inovasi baru. Baik dari segi rasa, kombinasi bahan-bahan yang digunakan, maupun konsep hidangannya.

Itulah yang saya rasakan ketika pulang kampung ke Manado. Sekali waktu, saya dan keluarga makan di restoran di mal, saya pun pengin mencoba ayam geprek versi restoran itu. Rupanya, yang berbeda ada di sambal. Nah, sambal di restoran itu disajikan seperti sambal matah khas Bali. Well, walaupun bumbu ayamnya sama tapi sambalnya tetap beda.

Baca juga : Kimchi Korean Restaurant Solo – Restoran Korea Halal di Kota Solo

Nggak jauh-jauh juga, di Solo kamu bisa temuin ayam geprek dengan sambal pakai terasi, hanya bawang putih-cabai atau campuran cabai-bawang merah-bawang putih-tomat. Dan ada juga ayam geprek disajikan di hot plate.

Kali ini pengin bahas tentang kuliner ayam geprek yang punya outlet di daerah Jawa dan ngehits sekarang ini, Ayam Geprek Mbok Judes.

Pemilihan nama Mbok Judes itu termasuk unik yes. Kebayang seorang Mbok yang judesnya minta ampun ahahaha. Itulah yang akan dirasakan dari sensasi makan ayam geprek Mbok Judes, pedasnya nampol!

Konsep restoran ayam geprek Mbok Judes pun sangat kekinian dengan menghadirkan mural warna-warni yang lucu dengan quotes yang unik khas millenials.

Saat mengunjungi tempat makan ini, kamu tidak hanya akan disuguhi sajian masakan ayam geprek yang enak dengan bumbu ayam geprek yang ekstra pedas, tapi juga quote-quote yang mengocok perut lengkap dengan gambar-gambar kartun yang lucu yang dipajang di sepanjang dinding warung. Beberapa quote nya seperti.

“Berdoalah sebelum kepedesan.”

“Jangan lupa bungkusin buat yang di rumah.”

ayam geprek mbok judes

Quotes lucu-lucu di ayam geprek Mbok Judes.
Sumber : youtube

Dan tentunya tagline khas ayam geprek Mbok Judes, Sego Sakwareg-e, Sambel Sak Ndower’e. Yang artinya makan nasi sepuasnya dan nambah sambal sampai bibir ndower. Yup, di ayam geprek Mbok Judes kamu bisa nambah nasi, sambal dan teh tawar sepuasnya!

menu ayam geprek mbok judes

Menu ayam geprek mbok Judes.
Sumber : Ayam Geprek Mbok Judes

 

ayam geprek mbok judes2

Pedasnya nampol!
Sumber : foody.id

Senasi makan di ayam geprek Mbok Judes asli pedas, ya. 😀 Dan untuk harga relatif sangat terjangkau, mulai dari 10rb sudah bisa makan di sini. Selain itu, cucok bangeet deh untuk yang udah laper banget, anak kos karena bisa nambah nasi-sambal-minuman sepuasnya.

Selain itu, nama-nama menu yang disajikan juga memakai nama-nama yang lucu dan unik. Dengan konsep itu, warung ini sukses menarik banyak pengunjung. Lalu, kira-kira bagaimana ya kesan orang-orang yang pernah berkunjung dan mencicipi hidangan di warung itu? Penasaran?

Baca juga : La Taverna – Tempat nongkron asyik di Solo

Saya coba mengumpulkan pengalaman beberapa orang yang pernah mengunjungi tempat makan ini dari berbagai sumber. Ternyata kesan mereka cukup beragam.

Sebagian pengunjung merasa puas dengan hidangan ayam geprek yang disajikan di warung makan Ayam Geprek Mbok Judes ini. Alasannya adalah karena harga yang sangat terjangkau dan ekonomis, yang sepertinya menyasar kantong anak muda yang lebih sering tipis daripada tebal. Hehe. Selain itu bagi kamu yang pencinta pedas, sambal yang dipakai ini warung ini sangat pedas dan kamu yang masih pengen nambah bisa minta tambahkan sambal sepuasnya. Setelah lidah kepedasan, rupanya warung makan ini tetap ‘bertanggung jawab’ untuk mendinginkan lidah para pengunjungnya dengan menyediakan teh dan air putih gratis.

Namun sebagian orang mengaku merasa kurang puas dengan rasa ayam geprek yang biasa saja bahkan disajikan dalam keadaan yang sudah dingin. Selain itu suasananya yang belum menggunakan pendingin ruangan membuat pengunjungnya merasa cukup kegerahan. Entah, apakah memang sengaja agar rasa pedas masakannya lebih terasa sambil berkeringat begitu. Ataukah mungkin budget mereka yang belum cukup untuk menyediakan AC.

Dari review para pengunjung, ada yang puas dan ada juga yang tidak puas. Kemungkinan karena tergantung selera mereka yang berbeda-beda. Meskipun demikian, warung makan ini juga memiliki peminat yang setia. Sebaiknya kalau ingin tahu, kamu bisa berkunjung sendiri.

Baca juga : Resep ayam geprek asam manis hotplate

Saat ini warung Ayam Geprek Mbok Judes sudah membuka tujuh cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Sebagaimana banyak tempat makan lainnya, tentu saja resep ayam geprek di warung ini dirahasiakan oleh pemiliknya.

Kamu yang ingin mencobanya bisa mengunjungi salah satu dari 7 cabangnya di alamat berikut:

Jl. Raya Sirapan No. 12 Kemangsen Balongbendo, Krian

Jl. Bintaro Utama 3A, DD 12 No. 13, Tangerang Selatan

Jl. Pasar Kembang No. 55, Surabaya

Jl. Urip Sumoharjo No. 21, Jombang

Jl. Menganti Rt.22/Rw.7 Karang Turi, Gresik

Jl. Panglima Sudirman No. 52 Pasuruan

Jl. Raya Dr. Sutomo No. 151, Probolinggo

Anyway, teman-teman udah ada yang pernah mencoba ayam geprek Mbok Judes? Mau dong testimoninya. <3

2 Comments

    • ranny

Reply