Review Age Corrector Series : Krim Anti Aging yang Cocok Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Saya paling jarang beli krim wajah entah untuk dipakai pagi maupun malam hari. Pernah sekali waktu saya menggunakan krim wajah yang wara-wiri di tv, eh malah wajah breakout, jerawatan dan harus berakhir di klinik kecantikan. Sejak saat itu, saya sangat selektif dalam memilih krim wajah.

Setahun belakangan ini mulai kembali rutin menggunakan skincare. Itupun sudah melewati proses yang nggak enakin, hingga sadar bahwa selama ini saya sudah salah memperlakukan kulit wajah.

Di usia 30-an, saya nggak boleh masa bodoh dengan perawatan wajah. Walaupun kulit saya berminyak yang katanya nggak mudah muncul kerutan, tapi bukan berarti tidak melakukan perawatan, yekan?

Usia berapa sih untuk memulai menggunakan produk anti aging?

Para ahli dermatologi menyutujui bahwa perawatan wajah termasuk anti aging dimulai saat berumur 20 tahun. Sangat disarankan untuk memulai perawatan sedini mungkin.

“Saya menyarankan ke pasien untuk memulai perawatan dengan menggunakan produk anti aging saat berusia 20 dan 30 tahun. Di mana kolagen di kulit kita sudah mulai berkurang,” ujar Y. Claire Chang, Board Certified Cosmetic Dermatologist at Union Square Laser Dermatology in New York City.

Jadi, sudah jelas ya, perawatan menggunakan produk anti aging bisa banget dimulai saat usia 20 tahun. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Saya memaklumi mengapa para ahli mengatakan umur sedini itu sudah bisa memulai perawatan anti aging, beberapa faktor inilah yang menyebabkannya.

  1. Polusi, sudah rahasia umum tingkat polusi sekarang makin meningkat. Apalagi kemarin dirilis, tingkat polusi di Jakarta itu salah satu tertinggi. Duh! Coba bayangin, kandungan polusi udara itu ada banyak radikal bebas yang merupakan pemicu rusaknya kolagen. Efeknya? Ya muncul kerutan, bintik hitam.
  2. Blue light, inilah efek negatif dari teknologi. Hiks. Blue light ini sumbernya dari benda-benda elektronik kayak ponsel, laptop, tablet, tv , lampu LED, dan sinar matahari. Paparan dari blue light ini menimbulkan risiko penuaan karena membuat stres pada kulit, juga meningkatkan risiko garis halus dan kerutan.
  3. Radiasi sinar matahari, ini mah sudah rahasia umum kalau paparan UV bisa menembus lapisan kulit, menyebabkan jaringan kulit rusak, hingga bisa masuk ke DNA kulit yang akhirnya muncul tanda penuaan berupa bintik hitam, flek.
  4. Merokok, asap rokok bisa menyebabkan kulit kusam, kerutan juga. Untuk perokok pasif, apabila kena paparan asap rokok terus pun bisa menyebabkan hal tersebut.
  5. Keturunan, ternyata gen itu berpengaruh juga loh! Jika orangtuamu mengalami kerutan di wajah lebih cepat dari orang pada umumnya, maka kamu pun berisiko mengalami hal serupa.

Kulit wajah saya pun mengalami salah satu faktor di atas. Jadi, saya itu suka absen memakai sunscreen, muncullah flek hitam di tulang pipi. Beneran kalau ngaca bikin kzl bats! Huh. Untunglah nggak nampak banget jadi kalau pakai BB cream atau foundation agak tersamarkan. Tapi, tetep dong mesti hilangin, makanya saya pun termotivasi untuk merawat kulit.

Cara paling ampuh untuk mengurangi tanda penuaan dini yang diakibatkan dari faktor-faktor di atas adalah penggunaan skincare, terutama sunscreen saat siang hari. Ini sangat membantu dalam merawat kulit agar lebih sehat.

Apakah krim anti aging efektif?

produk anti aging

Produsen produk kecantikan sering banget menjanjikan banyak hal. Di iklan sering kali kita melihat, berbagai produk menjamin bisa menghilangkan kerutan serta berbagai masalah penuaan dini.

Tapi, apakah produk-produk tersebut really works?

Para ilmuwan mengatakan iya!

Ada satu penelitian yang dipublished di Journal of Cosmetic Dermatology, menemukan bahwa perawatan anti aging efektif dalam mengatasi masalah penuaan dini. Penelitian ini dilakukan pada wanita berusia 30 hinga 70 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa participants yang menggunakan berbagai produk anti aging (krim anti kerutan, krim mata, krim malam) menunjukkan progres positif di kulit secara signifikan setelah memakai produknya selama empat minggu.

Baca juga : Review Purbasari Hi-Matte Lipstick

Jadi, kulit wajah mereka mengalami perubahan seperti tidak kasar lagi, kenyal hingga kerutan mulai memudar walau masih sedikit.

Kesimpulan yang bisa ditarik dari penelitian tersebut, krim anti aging akan efektif tergantung dari bahan-bahannya dan berapa lama digunakan. Dan perlu diingat, bahwa krim anti aging ini bukanlah sulap! Which is dalam sehari langsung nampak hasil. Big No!

Gunakan rutin dua hari sekali dan lihatlah hasilnya.

Age Corrector Series – Krim Anti Aging untuk mengatasi masalah penuaan dini

age cirrector erha
Produk anti aging dari Erha

Saya melabuhkan pilihan krim anti aging pada age corrector series dari Erha.

Kenapa?

Saya pernah menjadi member Erha dan menggunakan produk juga treatment. Selama pemakaian produk-produknya sangat cocok di kulit wajah saya yang berminyak dan berjerawat. Sayangnya, saya menghentikan pemakaian saat pindah kota.

Selang beberapa tahun, saya pun kembali menggunakan produk Erha lagi.

Saya baru memakai produk age corrector day dan age corrector night baru semingguan. Apakah ada nampak hasilnya? Let’s see! Sebelumnya saya mau review dulu, ya.

Review Age Corrector Day Moisturizer

age corrector day erha
Age Corrector Day Erha

Kemasan, bentuknya nggak seperti krim wajah pada umumnya yang berbentuk kotak kecil. Ini traveling friendly, dengan model pump. Jadi, bisa diukur seberapa penggunaannya.

Bahan aktif, matrixyl, synthe-6, hyluronate. Ketiga bahan ini merupakan anti aging system yang berfungsi melembabkan serta merawat kesehatan kulit.

Tekstur, berupa cairan tidak terlalu pekat juga nggak cair banget berwarna kuning muda. Nggak berbau.

Cara pakai, saya biasa memakai dengan urutan : micellar water – facial wash – toner – serum – moisturizer – age corrector day moisturizer – face mist.

Hasil pemakaian seminggu

Kulit wajah saya terasa lembut, kenyal dan glowing! Asli sukak. Hehehe …

Saya memakai age corrector day ini setiap pagi hari saat mengantar kakak, juga touch up lagi saat menjemput. Untuk age corrector day moisturizer ini, saya tetap memakai sunscreen terlebih dahulu karena cuaca di Solo sungguh panasnya ora umum!

Apakah terjadi bruntusan, jerawat? Nggak. Untuk foto di artikel ini, jerawatnya sisa period saja. Selebihnya nggak ada. Saya suka menandai krim yang nggak cocok dengan muncul bruntusan di jidat. Tapi, untuk age corrector day ini aman.

Apakah wajah menjadi kering? Nggak dong. Ini ada kandungan moisturizer loh, jadi kelembaban kulit tetap terjaga. Ini MAHA PENTING untuk cuaca terik agar lapisan kulit kita terlindungi. Sebum di wajah saya malah lebih terkontrol loh, nggak kayak sebelumnya.

Satu yang saya sukai, wajah nggak kusam dan bersih. Laff it!

Menurut website Erha store, age corrector day moisturizer ini memang produk anti aging untuk oily skin.

Harga untuk age corrector day Erha, 159k.

Review Age Corrector Night Moisturizer

age corrector night erha
Age Corrector Night Erha

Kemasan, modelnya sama seperti age corrector day moisturizer. Travelling friendly, pump.

Bahan aktif, peptide complex dan phytosqualene. Bahan aktifnya membantu regenerasi sel kulit baru, menyamarkan tanda-tanda penuaan, serta merawat kesehatan kulit.

Cara pakai, urutannya sama dengan age corrector day moisturizer. Saya membiasakan double cleansing karena menggunakan sunscreen.

Tekstur, untuk krim ini cairannya lebih pekat dan warnanya agak lebih tua dari krim day.

Hasil pemakaian seminggu

To be honest, saya agak deg-degan karena pernah memakai krim semalam dari produk X muncul bruntusan. Hiks …

Tapi, ternyata kekhawatiran saya nggak terjadi. Saat bangun di pagi hari, nggak ada bruntusan maupun jerawat. Nggak oily banget loh.

Krim malam ini mudah meresap. Selesai dioles ke seluruh wajah, terasa lembab, lembut.

Kerutan? Wah alhamdulilah belum ada kerutan sih.

Flek akibat sinar UV? Nah, inilah mengapa saya memakai krim anti aging agar flek hitam di tulang pipi bisa hilang. Memang sih, belum hilang sepenuhnya tapi sedikit memudar.

Harga, 165.500,-

Seperti kata pakar dermatologi, untuk produk anti aging perlu digunakan secara rutin minimal empat minggu untuk nampak hasilnya. Jadi, ini masih akan terus saya pakai dan update, ya.

review age corrector series
Pemakaian baru seminggu lebih, hasilnya flek mulai sedikit memudar. Tentunya hasil maksimal akan nampak setelah sebulan pemakaian, ya.

Dan inilah wajah saya menggunakan age corrector day Erha.

review age corrector series2
Wajah menggunakan age corrector day Erha. Tentunya sebelum memakai krim ini, saya menggunakan beberapa skincare.

See, nggak kusam, nampak bersih. Segini dah cukup untuk pergi jemput si kakak. Bisa juga nambah makeup sedikit maka jadilah makeup flawless ala-ala. Hehehe

O ya, kedua produk age corrector series ini bisa dibeli di seluruh channel Erha : Erha Derma Center, Erha Clinic, Erha Skin, Erha Apothecary atau atau di Erha Store online.

Perjalanan perawatan wajah saya ini belum usai. Masih harus rutin memakainya, menghempaskan kemalasan agar hasilnya bisa maksimal. Doain, yak!

Semoga review age corrector series ini bisa membantu teman-teman yang lagi galau mencari produk anti aging.

Yang udah memakai age corrector series, mau dong ceritanya di kolom komen.

17 Comments

  1. Ugik Madyo

Reply