Memilih Artwork Yang Tepat Sebagai Home Decor

Memilik artwork yang tepat itu sedikit bikin pusing loh.

Nah, jika kamu memiliki rumah sendiri atau ngontrak, home decor seperti apa yang ingin kamu beli untuk memperindah rumah?

Sebentar, sebelum lanjut perlu tahu dulu dong apa itu home decor.

Home decor atau home accessories  are furniture items which are easy to replace and easy to move, include almost any items that aren’t s strictly functionally necessary in the decorated space. These accessories includes such items as curtains, sofe sets, cushion, tablecloths, decorative craft products, decorative wrought iron and so on. These items are commonly used in indoor furnishings and layout and can include clot items, paintings and plants.

Okesip, jadi jelas yes apa sih home decor itu dan barang-barang apa yang masuk ke dalamnya.

Balik lagi ke pertanyaan awal, kalau saya untuk sekarang ini yang dibutuhkan adalah lukisan untuk dinding ruang tamu.

Kok lukisan?

Jadi begini, ada cerita yang nggak enakin di baliknya. *ehem

Beberapa tahun lalu sewaktu pindah ke Solo, rumah kontrakan kami itu mines banget dengan hiasan rumah. Yah you know lah, pindahan rumah itu rempong banget. Jadi, mikir untuk menghias rumah pun itu ada di nomor kesekian. Nah, ART-ku sempat bertanya, “Bu, kok nggak ada foto nikah, ya?”

Mendengar pertanyaannya, saya bergeming. Benar banget, saking minesnya hiasan rumah sampai foto nikah entah itu frame untuk dipajang maupun album foto pun nggak ada! Saya waktu itu baper , barangkali di pikiran ART-ku itu saya ini istri abal-abal Abang kali, ya. *hiks…

Karena nggak mau disangka seperti itu, saya meminta Mama untuk membawakan album foto ketika datang berkunjung untuk lahiran Athar. Okesip, sewaktu melihat album fotoku, ART-ku mangut-mangut. *fiuhh

Dan sekian tahun berlalu hingga kami bisa memiliki rumah sendiri pun, hiasan dinding masih kurang. Kurang dalam artian, untuk ukuran ruang utama itu rasanya tidak ada hiasan berupa frame foto atau lukisan kok mengenaskan banget bagi saya.

Kembali lagi saya pun ingin membawa frame foto nikahan dari Manado ke Solo. Too bad, keinginan saya itu kandas karena mahalnya ongkos kirim karena hitungannya berdasarkan dimensi barang. *hiks

Beberapa bulan lalu, Abang dan saya memutuskan untuk ngecat ulang dinding rumah bagian depan. Saya sih senang banget, karena warnanya sesuai keinginan hehehe…

Dan saya pun sekali lagi ‘kesal’ karena ruang utama masih nggak ada isinya. Memang sih untuk lukisan saya punya dua hasil beli kilat di Tanah Lot tapi itu saya tempatkan di dinding tangga naik.

Beberapa opsi pun terlintas : mau tempel wall stiker? Kayaknya nggak tepat deh, saya punya wall stiker itupun ditempelin di kaca dan pintu penghubung ke dapur.

Mau tempelin rak minimalis kayak yang lagi tren di ruang tamu pun saya rasa nggak pas. Tetaplah pilihan itu kembali ke LUKISAN.

Baca juga : 6 Tips hemat belanja online

Beklah, saya pun mengatakan ke Abang ingin membeli lukisan, dia pun mengiyakan asalkan sesuai budget. Ahh, pokoknya Abang mah juara dah! Hehehe…

Memilih artwork yang tepat seperti lukisan sebagai home decor itu ternyata bikin pusing!

Setelah mendapatkan lampu hijau dari Abang, saya dong bingung mau beli lukisan di mana. Oh, so typical yes. :D  Jalan satu-satunya, ya, belanja online karena saya tidak tahu galeri lukisan di Solo.

Maka, dengan semangat menemukan lukisan saya pun mulai browsing di google. Dari sekian website yang dirujuk oleh si Mbah, saya menjadi pusing karena nggak ada yang sesuai dengan keinginan.

Mulai dari :

  • Tampilan website yang nggak representatif, saling tumpuk gambar, tulisan kecil.
  • Navigasi yang membingungkan
  • Tidak ada page profil
  • Lukisan nggak ada yang cocok

Hal-hal tersebut bikin saya pusing dan putus asa. 🙁

Hingga satu kali, selagi leyeh manja di kursi sambil awasin anak-anak main, saya menemukan akun @spasium di Instagram. Mata saya berbinar. Akhirnya, kumenemukan-mu *lalu nyanyik 😀

Di bio-nya itu bikin saya tertarik bahwa lukisan yang mereka jual adalah hasil karya anak bangsa. Saya pun nyekrol feed @spasium, astaga ini yang saya cari! Warna-warnanya itu loh GUE BANGET! I love pastel colors! *laaffff… Mata tertuju di salah satu foto berujudul : COLLONEY. Aduhhh, kok bisa namanya mirip aktor favorit saya. Huhuhu *ini barangkali jodoh yak #eh

Sebentar…

Di Instagram hanyalah foto-foto hasil karya, untuk cari tahu lebih lanjut saya mesti ubek websitenya. *langsung cuss ke website.

Tampilan website Spasium di ponsel termasuk mobile friendly, sayangnya saya nggak puas lihat versi mobile karena pengin melihatnya utuh nggak sepenggal.

Berburu Lukisan di Spasium

Layar laptop menampilkan website Spasium. Tampilannya saya suka, putih, clean dan navigasinya jelas. Hanya saja saya sedikit termangu melihat lukisan di halaman pertama yang harganya wow untuk ukuran kantong saya.

Saya pun mulai menjelajah website-nya. Klik di sidebar atas di New, maka muncul 5 kategori : new, art type, subjects, artist, print only. Yang namanya lagi berburu lukisan, satu per satu kategori pun saja jajal!

Dari kategori 1-4, saya takjub dengan karya lukisan anak negeri ini. Gilak, nggak kalah dengan pelukis luar negeri, cyin! Sayangnya, harga yang dicantumkan bikin saya mendesah putus asa.

Sumpah, keren-keren lukisannya, warnanya itu tuh naksir berat. Tapi, harus sadar diri, budget nggak masuk.

Dengan sedikit hopeless, saya klik kategori terakhir, print only. Oh my… This is what I looking for! *Yiaaaaaaay… Ada juga lukisan under satu juta dan under  500rb! *horeeee…

Jangan tanya gimana semangatnya saya, klik satu per satu lukisan yang ditampilkan. Akhirnya, setelah bolak-balik melihat 55 lukisan di kategori ini, saya memutuskan satu lukisan sureal untuk dimasukin ke chart belanja.

Yang mana? Baca sampai habis, yes. 😛

Spasium – Galeri seni online yang menjual karya anak bangsa

Selama ini yang di pikiran saya, galeri seni itu kesannya mahal, ya. Beberapa kali membaca buku hingga menonton tv, saya pun tahu yang namanya lukisan itu memang tidaklah murah.

Ada salah satu teman saya di Meksiko, dia pelukis dan harga lukisannya bikin saya bisa bangkrut seketika. *hiks. Tapi, yang namanya kualitas pasti ada harga. Betul?

Sebagai orang yang telah memiliki lukisan dari Spasium, wajib bagi saya untuk sharing tentang galeri seni online ini.

Spasium adalah platform yang menyediakan affordable artworks dari seniman-seniman terpilih di Indonesia.

Kenapa terpilih? Yakalik ada ratusan seniman di Indonesia, Spasium harus bisa mengkurasi seniman seperti apa yang bisa kerja sama dan karyanya layak untuk dimiliki. Pastinya, hal ini bikin pihak Spasium pusing yes.

Walaupun dari semua seniman nggak ada yang saya kenal *poor me, tapi karya mereka bikin saya takjub!

Belanja artwork sebagai home decor kini lebih mudah

Teknologi selalu memudahkan, dan terpujilah untuk mereka yang memanfaatkan teknologi dalam memberikan solusi bagi yang membutuhkan.

Sekarang, kita nggak perlu repot memikirkan ke galeri seni untuk belanja lukisan. Ada Spasium yang menyediakan layanan galeri seni online dengan kualitas terjamin also limited.

Untuk kamu yang ingin sesuatu berbeda dalam artian ingin membeli lukisan yang nggak pasaran (mass product), belanja lah di Spasium.

Kehadiran Spasium seakan menjawab keraguan saya bahwa lukisan dari para seniman terbaik itu tak hanya untuk golongan high class saja.

Di Spasium, saya bisa mendapatkan artwork dengan harga terjangkau namun eksklusif. Kalau kamu males buka website, cuss aja ke akun IG mereka @spasium. Di sana kamu bisa ‘berkenalan’ dengan para seniman dan karya-karya mereka.

Baca juga : 7 Ide kado untuk pria

Oh, ya, pada penasaran yang mana akhirnya menjadi pilihan saya?

Tadaaaa.. Lukisan sureal dengan judul Whimsy, karya Joe Hida ini berhasil memikat hati saya.

Backgroud warna torquoise dengan dipadu garis melingkar berwarna kuning, biru, ungu, merah muda dan hijau sungguh adem di mataku. Pas juga di dinding saya yang berwarna krem.

So, masih ragu artwork untuk home decor itu harganya mahal? Coba deh ke Spasium!

Spasium memudahkan memilih artwork yang tepat untuk rumah kita.

Selamat berbelanja…

 

 

15 Comments

    • ranny
  1. Rahmi
  2. Dhanang Sukmana Adi
  3. Ety Abdoel

Reply