Morinaga MI PlayPlan Solusi Mama Yang Memiliki Anak Generasi Alfa

“Ma, Athay mau beli oto (mobil),” ujar Athar seraya menarik tanganku menuju rak mobil-mobilan di salah satu sudut supermarket.

Saya mendesah pelan. Tiap kali kami belanja bulanan, pasti Athar minta dibeliin mobil merk itu. Memang sih, harganya lagi diskon dan kualitasnya bagus. Hanya saja, mainan mobil-mobilannya sudah sekardus lebih yang dibeliin sama papanya.

“Kan Athar sudah banyak mobil-mobilan, sayang,” bujukku sambil menggenggam tangannya dan mulai berjalan.

“Athay mau ini, Mama.” Athar menatapku dengan pandangan puppy eyes dan bibir dimajuin ala-ala mau menangis.

Okay, fine! Im melted! Dan akhirnya satu mobil pun berakhir di troli belanja.

Athar dan Mobil

Barangkali bawaan anak lelaki pada umumnya, yah, Athar sangat menggemari yang namanya mobil-mobilan. Semua jenis! Dan itu difasilitasi oleh kami berdua (saya dan abang). Kerap kali ketika abang ke Semarang atau Jakarta, pasti pulangnya dibeliin mainan. Selain mobil, Athar sangat menggemari lego. Abang dan Athar bisa lama mainnya jika sudah berhadapan dengan lego.

Kecintaan Athar terhadap mobil nggak hanya sampai koleksi barangnya saja, hal itu merambah ke gadget! Maksudnya? Iyah, Athar suka menonton tutorial mobil-mobilan di youtube. Tentunya di bawah pengawasan saya. Hal ini bermula ketika Athar dan saya menonton video klip lagu favoritnya di youtube –Athar suka banget denger musik-, seperti Coldplay (Sky Full of Stars), Sheila on 7 (Berlapang Dada), Di Dalam Jiwa (Isyana Sarasvati), Highway – Ost. Cars. Nah, ternyata dari Ost. Cars ini semua bermula! Rupanya ada gambar-gambar truk, lalu ditekannya gambar tersebut. Saya sampai bingung, kok bisa Athar temuin segala macam tutorial truk, mobil, permainan mobil-mobilan di youtube dalam bahasa RUSIA! Apa ini ya yang dinamakan generasi alfa?

Generasi Alfa (Gen A)

generasi alfa

Melihat dari definisi dan bacaan yang beredar seputar Gen A, tak mengherankan jika Athar cepat akrab dengan namanya internet dan bisa dengan mudahnya selancar di youtube! *sigh*

Kajian para pakar Sosiolog mengatakan bahwa, Gen-A merupakan generasi paling terpelajar di dalam sejarah generasi manusia. “Merupakan anak dari generasi Y dan Z, yang lebih berkemampuan dengan bilangan anak yang sedikit dan dengan pelbagai pilihan hiburan dan juga teknologi, generasi ini merupakan generasi yang sangat materialistik,” menurut Mark McCrindle di dalam bukunya yang berjudul The ABC of XYZ.

Mama memiliki anak Gen-A?  Yuk, kita kenali sisi positif dan negatif dari Gen-A ini.

Sisi positif Gen-A

  • Lebih kaya
  • Lebih sehat karena berada di era informasi
  • Ekspresif
  • Lebih pintar
  • Lebih hi-tech

Sisi negatif Gen-A

  • Lebih cuek cenderung bisa mengarah ke anti sosial
  • Jumlah saudara lebih sedikit jadi cenderung kesepian
  • Lebih pragmatis
  • Materialistik
  • Lebih egois
  • Memiliki berat badan berlebih karena menjamurnya junk food

Dua sisi tersebut membuat saya berpikir keras mencari solusi agar bisa seimbang.

Sinergi Nutrisi dan Stimulasi

Jika dibaca lebih jauh tentang generasi alfa, saya berkesimpulan bahwa kecerdasan mereka itu berasal dari asupan gizi, nutrisi yang diberikan orangtua kepada mereka. Nah, nutrisi seperti apa sih yang saya berikan ke Athar sehingga bisa dengan mudah menyerap satu hal yang baru? Selain makanan, ada satu yang berperan penting yaitu SUSU!

Mengapa susu? Susu mengandung banyak gizi dan vitamin yang diperlukan oleh anak dalam masa perkembangan. Athar lagi di masa golden age perkembangan otak dan seluruhnya, jadi saya harus bisa memilih asupan yang tepat untuknya. Pilihan saya jatuh pada Morinaga Chil Kid Platinum Moricare+ (1-3 tahun).

2

 

Tentunya saya memiliki alasan kuat kenapa memilih produk ini. Dan, inilah 3 alasan utama saya memilih produk Morinaga Chil Kid Platinum Moricare+.

  1. Morinaga bekerja sama dengan Kalbe Nutritionals untuk memproduksi susu ini. Keluarga saya penggemar produk Kalbe dan perusahaan farmasi ini sudah terkenal dan tak perlu diragukan lagi.
  2. Morinaga free GMO.
  3. Di susu ini terkandung Moricare+ Prodiges

Moricare+ Prodiges merupakan sinergi antara nutrisi dan stimulasi. Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ merupakan kombinasi antara zat gizi makro (protein) dan mikro (vitamin dan mineral) yang dapat memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan buah hati.

Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ 536 dan 16V adalah susu pertumbuhan anak usia 1-3 tahun.

 Nah, di dalam Moricare+ Prodiges terkandung 3 unsur nutrisi utama yang sangat penting dalam pertumbuhan anak.

moricare+2 fix

Tujuan diberikannya stimulasi pada anak untuk merangsang kecerdasan dan menjalin kedekatan emosional. Stimulasi juga dapat merangsang ekspresi anak, perasaan dan gagasannya serta merangsang mereka agar dapat berpikir logis. Stimulasi yang tepat dapat menggali potensi yang dimiliki anak, dan ini merupakan cikal bakal orangtua mengetahui multiple intelengence yang dimiliki anak

susu

athar minum susu

Ayo, Ma, Kecerdasan Anak Generasi Alfa Harus Bisa Diarahkan!

Sebagai orangtua kita harus mengetahui dengan baik apa yang menjadi sisi positif, negatif dan yang menonjol dalam diri anak kita, sehingga kita bisa mengembangkannya serta sedikit meredam sisi negatif. Kecerdasan tak selamanya berkaitan dengan pintar memainkan gadget! Era sekarang ini, banyak orangtua yang bangga jika anak bisa dengan mudah menguasai gadget. Dear Mama, the real point about intelligence not about it!

Anak generasi alfa tanpa perlu kita ajari sudah pasti mereka dengan mudahnya memainkan gadget. Sebagai Mama, saya membekali diri dengan banyak membaca tentang pengetahuan self improvement children and of course about parenting too.

Banyak yang gagal paham tentang makna cerdas sesungguhnya. Cerdas adalah kemampuan seseorang untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah. That’s the real points, Ma! Not just about gadget. Menurut Dr. Howard Gardner, psikolog dari Universitas Harvard, indikator kecerdasan tidak hanya dilihat dari satu aspek saja, namun mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari. Kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari inilah yang diistilahkan sebagai kecerdasan majemuk (Multiple Intelligence).

Nah, apa saja sih yang termasuk dalam kecerdasan majemuk (Multiple Intelligence)? Ada 8 kecerdasan majemuk yang perlu Mama ketahui agar bisa mendeteksi anak kita memiliki kecerdasan mana yang paling menonjol lalu kita kembangkan dan fasilitasi mereka.

8-Kecerdasan-Majemuk

Morinaga Multiple Intelligence PlayPlan (MI PlayPlan) Adalah Solusi Untuk Para Mama Generasi Alfa!

Saya pengin memberikan four thumbs up untuk Morinaga yang tak hentinya memberikan inovasi untuk tumbuh kembang anak serta mendekatkan hubungan emosional anak dan orangtua. Kali ini, inovasinya bikin saya speachless!

Gimana tidak, saya pikir 8 kecerdasan majemuk tersebut hanya sebatas teori saja, lalu aplikasinya gimana? Di sini, Morinaga memfasilitasi para Mama seperti saya untuk menemukannya. Saya seperti menemukan harta karun yang berharga dalam perkembangan Athar!

Seperti apa sih Morinaga memfasilitasi para Mama?

Coba deh Mama buka website www.morinagamiplayplan.com di situ Mama akan merasa amazing seperti saya. Dengan Morinaga MI PlayPlan, kita bisa mengidentifikasi kecerdasan anak yang menonjol apa saja. Dari delapan kecerdasan tersebut akan diurutkan mana yang menonjol hingga biasa saja. Itu didapat dengan menjawab 64 pertanyaan seputar anak kita. Lalu, ada rencana bermain yang memudahkan kita untuk bisa membagi waktu dengannya setiap hari. Mama bekerja sekarang nggak perlu khawatir lagi kurangnya waktu bermain dengan anak. Adanya rencana bermain ini bisa mendekatkan anak dengan kita. Kemudian, ada ide bermain yang bisa dipilih berdasarkan umur dan kategori kecerdasan. Nah, di sini sebagai Mama kita dituntut kreativitas dan bisa mengajak anak menyelesaikan satu permainan. Morinaga sunggu mengerti kenginan kita sebagai orangtua! Rencana bermain dan ide bermain bisa dicetak, loh, Ma! Jadi, kita nggak perlu pusing lagi tiap saat membuka website hanya untuk melihat rencana bermain dan ide bermain.

Untuk lengkapnya, simak infografis di bawah ini.

morinaga

Bagaimana dengan Athar? Ternyata yang paling menonjol adalah kecerdasan musikal! Hehehe memang sih, Athar sejak bayi saya membiasakan mengeloninya sambil menyanyi. Hal tersebut berdampak, Athar cepat tanggap dengan lagu. Walau nggak bisa menghafal keseluruhan lirik, tapi Athar bisa menyanyi dengan nada dan mengucapkan beberapa lirik dengan jelas. Kecerdasan Interpersonal pun menonjol dari Athar. Athar senang sekali menegur orang ketika berjalan, cepat beradaptasi dengan teman baru, suka banget mengajak temannya untuk main ke rumah. Selama ini, alhamdulilah nggak ada masalah interaksi Athar dengan orang lain.

Hasil Kecerdasan Athar Dengan MI PlayPlan (1)

Jadi, pantaslah jika saya mengatakan bahwa Morinaga MI PlayPlan adalah solusi untuk para Mama yang memiliki anak Gen-A. Karena dengan semua permainan yang disediakan di website membuat anak tak melulu bermain dengan gadget, lebih banyak melakukan gerakan, memacu daya kreatifitas, dan permainan ini bisa dimainkan juga dengan teman-teman di mana dapat meminimalisir sisi negatif Gen-A yang cenderung anti-sosial.

Yuk, Bermain Berasama Athar!

Setelah mengidentifikasi kecerdasan yang dimiliki Athar, saatnya kita bermain! *yiaay*. Ada 3 permainan yang saya pilih untuk dipraktekkan.

  1. Membuat Drum

Permainan ini direkomendasikan saat kecerdasan musikal anak kita lebih menonjol. Caranya pun mudah pake banget!

1IMG_6844

Cara Bermain : 

– Bersihkan kaleng-kaleng

– Pilih kertas warna lalu tempelkan di kaleng

– Rekatkan kaleng-kaleng dengan lakban

Evaluasi untuk permainan ini : Athar sangat senang memiliki permainan baru. Tak sulit baginya untuk bermain permainan ini. Dengan nalurinya, Athar langsung mengetuk sumpit ke kaleng-kaleng tersebut. Walaupun mengetukanya secara acak, setidaknya Athar tahu cara memainkannya.

2. Mewarnai

Permainan ini termasuk dalam kecerdasan kinestetik. Nggak masalah lah untuk dimainkan, setidaknya bisa sedikit menyeimbangkan dengan kecerdasan lainnya.

2

IMG_6804

 

Evaluasi untuk permainan ini : Athar memang tak sepenuhnya bisa mewarnai dengan baik sesuai gambar. Tapi, kemampuan motorik Athar menunjukkan hal yang positif, di mana Athar bisa menggerakkan pensil warna maupun crayon secara acak di atas buku gambar. Mewarnai menjadi permainan yang membuatnya ketagihan.

3. Pasir Garam Berwarna

Permainan ini termasuk dalam kecerdasan visual. Kecerdasan ini berada di urutan ke-6. Hmm agak tidak menonjol, ya. Tapi, harus dicoba untuk melihat sejauh mana Athar berinteraksi dengan warna, keterampilan tangan dan tentunya untuk meningkatkan kemampuan visual.

3

IMG_6841

Cara Bermain :

– Siapkan garam di wadah-wadah kecil

– Teteskan pewarna (3-4 tetes)

– Aduk pewarna dengan garam hingga tercampur rata

– Tuangkan garam yang sudah berwarna di dalam cetakan, lalu ditekan-tekan biar padat

– Balikkan cetakkan da

Evaluasi untuk permainan ini : Athar memahami mengapa pasir yang sebelumnya berwarna putih kemudian menjadi warna lain. Ketika memegang sendok untuk mengaduk warna dengan pasir, Athar tidak mengalami kendala karena tiap hari Athar terbiasa pegang sendok untuk makan. Memegang pasir membuat Athar tersenyum karena sangat jarang banget. Hasil akhirnya, Athar mengerti warna apa yang dicampurkan ke pasir dan apa yang dibentuk dari pasir tersebut, walau bentuk dinosaurusnya agak sedikit pecah.

Pengalaman membuat ketiga permainan ini sungguh melatih lagi kesabaran dan daya kreatifitas saya! Belum lagi Athar yang suka banget nanya : warna apa, ini apa, gimana, dll. Saya harus bisa menjawab semua pertanyaannya. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan bersama Athar. Melihat wajahnya terukir senyum lebar, adalah kebahagiaan bagi saya. Permainan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan Athar, misalnya saja pengenalan warna. Kini, makin banyak warna yang Athar tahu. Contoh lain, ketika dihadapkan dengan drum yang sudah jadi, spontan Athar tanya : Ma, nyanyi? Wow! Saya tersenyum lebar! Hehehe

Morinaga Multi Intelligence PlayPlan Membangun Bonding Yang Kuat Dengan Anak Gen-A

Satu hal yang sangat saya rasakan ketika bermain MI PlayPlan adalah bonding dengan Athar semakin kuat. Sejak hamil anak kedua, Athar suka manja nggak jelas dan gampang merajuk. Apalagi setelah Kei lahir, Athar terkadang susah diatur, banyak maunya. Ketika bermain ini, saya merasakan haru banget. Mungkin selama ini saya terlalu agak fokus dengan adek bayi sehingga waktu untuk Athar semakin sedikit. Adanya permainan dari MI PlayPlan, tiap harinya saya diajak Athar untuk bermain.

“Ma, mana pensil warna?” tanya Athar.

“Mau apa sayang?”

“Mau gambar,” ujarnya sambil membuka laci meja rias.

Saya pun tersenyum. Setidaknya permainan ini mengurangi keinginan dia untuk memegang gadget ataupun mengoprek mobil-mobilannya. Waktu 15-20 menit bersama Athar untuk bermain memang tak banyak, tapi ada kualitas yang tercukupi di baliknya. Saya merasa bersyukur banget. *aish jadi mellow* 🙁

Sebagai orangtua, saya harus bisa membagi waktu yang seimbang dengan kedua anak. Athar sementara dalam fase pertumbuhan, saya dan abang wajib menemaninya untuk melewati masa-masa ini. Tugas kami mencari tahu, mengarahkan dan memfasilitasi. Tiga hal yang mungkin mudah untuk diucapkan tapi butuh effort kuat untuk melakukannya. Semoga kami bisa! Ini adalah tantangan terbesar kami dalam membesarkan anak di generasi alfa. Generasi yang konon paling pintar. Bangga sekaligus khawatir juga, ya, karena banyak hal yang harus diseimbangkan untuk anak Gen-A ini. Tapi, tetap harus berusaha kan, Ma?! Tuhan selalu bersama orang yang berusaha.

Morinaga telah berhasil menghadirkan permainan yang ramah lingkungan, murah meriah, bikin anak-orangtua lebih kreatif dan bonding yang tercipta makin kuat melalui MI PlayPlan!Dan satu yang pasti, Morinaga dengan MI PlayPlan bisa membuat anak-anak kita menjadi generasi platinum. Aku padamu Morinaga MI PlayPlan!

Ayo, Mama, kenali kecerdasan majemuk anak sejak dini dengan Morinaga MI PlayPlan!

This is worth it to try! I bet you!!

Parents

 

10 Comments

    • ranny
    • ranny
  1. Lidya
  2. Rahmah Chemist
    • ranny
    • ranny

Reply