Menjadi Pribadi Kreatif dan Inovatif, Yuk Lakukan 5 Cara Ini

Perkembangan teknologi sekarang ini membuat kita ‘dituntut’ untuk bisa menjadi pribadi kreatif dan inovatif. Kedua hal ini nggak terbatas dalam lingkup pekerjaan lho, bahkan di lingkungan terkecil seperti keluarga pun kita harus memilikinya.

Memiliki kreativitas tentunya menjadi nilai lebih ya bagi kita ketika berada di sebuah lingkungan pekerjaan, komunitas, organisasi, menjalankan bisnis dan lain-lain.

Contohnya, ketika bekerja kadang kala kita dituntut untuk memiliki ide kreatif untuk mengembangkan produk perusahaan atau mencari solusi atas permasalahaan. Apalagi ketika kita bekerja di industri kreatif seperti perfilman, seni, digital marketing bahkan memiliki usaha, kreatif dan inovatif ini akan menjadi pembeda kita dengan lainnya.

Kreatif dan inovatif, akan membuat kita tidak mudah bosan, adaptif serta memiliki keinginan mencoba hal baru untuk bisa mengembangkan apa yang tengah dikerjakan atau untuk self development sendiri.

Seperti yang saya tulis di awal, kreatif dan inovatif ini penting juga dalam lingkungan keluarga. Seperti apa?

Dalam mengelola keuangan, menu masakan bahkan permainan untuk anak. Hal tersebut barangkali dinilai remeh, tapi percayalah melakukannya itu butuh kreativitas juga inovasi.

Kreativitas mengelola menu masakan, membuat permainan motorik dari bahan-bahan yang ada di rumah dan lain sebagainya.

Sekilas kedua kata ini : kreatif dan inovatif dianggap memiliki persamaan arti, tapi sesungguhnya ada perbedaan di antara keduanya jika dilihat dari cara kerja seseorang dalam menggunakan istilah itu.

Lalu, apa sih pengertian kreatif dan inovatif? Lantas bagaimana cara agar bisa menjadi pribadi kreatif dan inovatif? Yuk, disimak artikel ini sampai selesai ya.

Pengertian Kreatif dan Inovatif

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreatif adalah memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan.

Berpikir kreatif, di sini kita bisa menemukan cara dalam menyelesaikan masalah. Nggak terbatas itu saja, kita bisa lho melatih diri dalam menemukan ide-ide baru yang berbeda dari lainnya.

Sedangkan inovatif menurut KBBI adalah bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaruan (kreasi baru).

Berpikir inovatif, kita bisa memperbaharui apa yang telah ada. Di sini nggak mesti ya terkait dengan penemuan-penemuan besar, tapi ke contoh terkecil misalnya produk dari bisnis. Nah, kita bisa mengembangkan produk yang dimiliki menjadi beberapa produk turunan.

Singkatnya, kreatif ini terkait dengan skill, sedangkan inovasi adalah hasil yang kita peroleh dengan memanfaatkan skill kreatif.

Kreatif dan inovatif ini bisa kok kita asah. Bisa kita kembangkan asalkan diri kita ini mau berusaha.

5 Cara Menjadi Pribadi Kreatif dan Inovatif

  1. Jangan sungkan bergaul dan belajar dari orang kreatif

Menemukan orang kreatif ini bisa di mana saja. Dalam lingkungan sekitar atau bahkan melalui media sosial.

Apabila kita merasa diri ini kurang kreatif tapi memiliki ketertarikan untuk mengembangkan diri menjadi kreatif, langkah awal yang terbaik adalah bergaul dengan orang kreatif.

Berkumpul dengan mereka, akan ada pembicaraan yang mengarah ke kegiatan kreatif yang mungkin belum pernah kita tahu sebelumnya. Atau kita bisa mengikuti media sosial mereka, biasanya ada yang sering sharing cara kerja mereka atau tip seputar kreativitas.

Pokoknya jangan malu untuk bertukar pikiran dan bertanya. Ingat malu bertanya, ya kita akan stuck di situ saja. Nggak berkembang.

Setelah mengenal orang-orang kreatif, ada hal tentunya yang bisa kita pelajari dari diskusi ataupun pertanyaan yang ditanyakan. Di sinilah, kita harus belajar dari mereka cara menemukan ide maupun gagasan dalam memecahkan masalah. Atau bagaimana cara menghasilkan sesuatu yang kreatif.

2. No malas club!

Menjadi orang kreatif dan inovatif, maka kita harus singkirkan sifat malas.

Kalau mager? Hmm, mager sekali dua kali no problemo, tapi kalau tiap hari gini ya bhay kreativitas dan inovatif.

Apa yang mau diharapkan kalau diri kita sendiri nggak bisa mengalahkan mood?

Menjadi kreatif dan inovatif berarti kita mau bergerak aktif dan tidak malas. Kita bisa mencoba menggali ide dan mewujudkannya dengan perlahan.

Slow but sure, ya.

Ini dilakukan ada proses, ada waktu, nggak bisa instan.

3. Pompa percaya diri dan juga motivasi

“Duh, aku bisa nggak ya?”

Kalimat ini familier nggak? Yup, kalimat ini kerap muncul ketika kita merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki.

Okelah, kita akan melakukan hal baru, maka nggak ada salahnya kita mengafirmasi positif diri ini, bahwa kita bisa. Bukan dengan memunculkan kalimat skeptis seperti itu.

Menjadi orang kreatif dan inovatif berarti kita nggak ragu mengeluarkan juga menerapkan ide.

Bagaimana jika gagal? Jadikan kegagalan sebagai pelajaran sekaligus motivasi untuk mewujudkan ide yang dimiliki.

4. Memiliki ketertarikan mempelajari hal baru

Orang kreatif dan inovatif, haus akan keingingintahuan tentang hal baru. Bedakan dengan kepo atau julid ya. Ini lebih ke hal positif.

Ketika muncul ketertarikan akan hal baru, maka kita akan berusaha mencari tahu apa nih yang harus dilakukan, apa saja yang perlu dilakukan, apa yang dibutuhkan. Nah, ini bisa kita catat agar tidak lupa. Dan dari awal pemikiran ini, kita akan bisa mengembangkannya menjadi sesuatu yang baru.

5. Just do it!

Saya mau meminjam tagline dari sepatu hits sepanjang masa, Nike, yaitu Just do it!

Yes, ayo dilakukan! Walaupun itu dalam bentuk langkah kecil.

Kalau ide-ide itu hanya berputar di benak kita saja dan nggak ada langkah nyata mewujudkannya, kita nggak bisa dikategorikan kreatif dan inovatif.

Biasanya ada ketakutan untuk gagal, betul ini hal wajar terjadi. Tapi seperti yang dikatakan di poin ketiga, afirmasi diri dengan pikiran positif. Maka kita bisa mengambil langkah untuk memulai.

Semoga lima cara di atas menjadi pribadi kreatif dan inovatif ini bisa menjadi catatan ya bagi diri kita, agar lebih berani dalam mengasah kemampuan serta mengambil langkah.

Tentu saja ini semua butuh proses yang tidak pendek. Yakin, bahwa kita bisa melakukannya adalah koentji.

Dan satu hal lagi, ketika kita ingin menjadi kreatif dan inovatif, perlu untuk lapang dada menerima saran juga kritikan. Difiltering mana yang terbaik untuk kita, agar ke depan bisa memiliki growth mindset.

Barangkali salah satu contoh ini bisa kita jadikan sebagai inspirasi tentang kreatif dan inovatif skala perusahaan, JNE.

Di bulan Agustus kemarin tepatnya tanggal 23 bertempat di Hotel Santika Semarang, JNE mendapatkan dua penghargaan yaitu Industry Marketing Champion Semarang Solo 2022 dan Sales Person Of The Year.

Dua penghargaan ini didapatkan JNE dalam ajang  Indonesia MarkPlus Festival 2022 JOGLOSEMAR (Jogja, Solo, Semarang).

Untuk penghargaan kategori Industry Marketing Champion Semarang Solo 2022 diserahkan oleh Hermawan Kartajaya selaku Founder dan Chairman MarkPlus, Corp kepada Marsudi, Head Regional Jateng-DIY JNE. Sedangkan kategori Service Person Of The Year diserahkan oleh Hendrar Prihadi, Walikota Semarang kepada Roky Daniar Amiruliyanto selaku Head Of Sales Corporate JNE Semarang.  

Jadi, penghargaan yang diberikan ini ditujukan ke berbagai institusi tingkat daerah mulai dari BUMN, kedinasan, perusahaan swasta hingga media yang telah berhasil melakukan berbagai terobosan pemasaran dalam rentang satu tahun di industri yang digelutinya.

Jika dilihat, JNE menjadi besar dan dipercaya hingga sekarang ini telah melalui banyak proses kreatif dan inovatif untuk bisa bersaing di industri jasa pengiriman.

Well, hasil tidak pernah mengkhianati usaha bukan.

Reply