Category: Flash Fiction
“Minumlah, sampai habis!” Perintahnya. Aku menerima cangkir itu dengan ragu. Kusesap pelan. Aku berhenti sejenak. “Minumlah ampas itu sekali tegak!” Aku pun menuruti perintahnya. Tidak pahit, tapi manis. …
Hari ini aku mempersunting gadis tercantik di desaku, Ayu. Pesta seharian penuh, akhirnya usai sudah. Aku duduk di tepian ranjang, tak sabar menanti istriku selesai mandi. Aku terbelalak melihat …
Mataku tak lepas menatap kalender kecil di pojok kubikel. Sebuah tanda merah pekat sengaja kucoret di salah satu tanggal di bulan ini. Tanggal sebelas. Hari ini. Aku mendesah pelan. …
Aku melirik kalender kecil di sudut meja kubikel. Hari ini, dua puluh tujuh Maret. Aku mendesah pelan. Kubuang tatapan ke luar jendela kantor. Hujan. Sudah seminggu ini hujan mengguyur …
Tawaran Warti mengusik tidurku. Aku tak bisa memejamkan mata, omongan Warti melintas terus di benakku. Aku melirik ke samping, Sari tidur lelap sambil memeluk boneka pandanya yang mulai usang. …