Cara Membekukan Bahan Makanan Agar Tetap Awet dan Bergizi

Nggak jarang orang membuang makanan atau bahan makanan yang sudah rusak karena porsi yang berlebihan. Salah satu cara untuk menyimpan makanan adalah dengan cara membekukan makanan atau bahan makanan dalam kulkas.

Saya pernah loh mengalami mesti membuang bahan makanan karena membeli berlebih dan merasa bersalah banget. 🙁

Agar hal ini nggak terjadi lagi maka saya menganut prinsip food preparation sekarang ini.

Ada yang lakuin ini nggak?

Bagi saya, food prep itu sangat membantu banget dalam hal menyetok makanan seminggu dan mencegah saya membeli yang berlebihan. Khususnya bahan makanan seperti daging, ikan saya suka membekukannya di freezer tapi terlebih dulu udah dipisah-pisah untuk digunakan di hari berbeda.

Tidak hanya tahan lama, membekukan makanan juga bisa membantu menghemat pengeluaran. Jika dibekukan dengan benar, makanan tersebut akan aman untuk dikonsumsi. Walau begitu, tetap saja masih banyak yang membuang makanan karena cara penyimpanannya yang tidak efektif.

Membekukan makanan menjadi pilihan banyak orang, khususnya ibu rumah tangga karena metode ini membantu mencegah pengeluaran yang berlebihan untuk membeli makanan. Pembekuan secara umum bisa dilakukan untuk berbagai jenis makanan, mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, daging, bumbu-bumbu, sampai makanan yang sudah jadi.

Walau begitu, perlu diketahui bahwa jangka waktu penyimpanan makanan berbeda sesuai dengan jenis makanan dan jenis freezer yang dimiliki.

Beberapa Tipe Freezer dan Perbedaannya

Terdapat beberapa jenis freezer yang umum dipakai.

Pertama adalah chest freezer, yang sering digunakan oleh hotel, restoran, dan bisnis-bisnis lain yang memerlukan tempat penyimpanan makanan beku yang besar.

Kedua ada upright freezer yang sering ditemukan karena umumnya freezer ini tergabung menjadi satu dengan kulkas.

Ketiga adalah portable freezer, yaitu freezer dengan kapasitas yang tidak terlalu besar dan kerap dipakai saat sedang bepergian.

Keempat adalah display freezer, yaitu sejenis upright freezer dengan tampilan kaca. Jenis freezer ini sering ditemukan dalam restoran dan toko swalayan untuk memudahkan para pembeli melihat isi dalam freezer.

Lalu, bagaimana cara membekukan makanan dengan benar?

Cara Membekukan Bahan Makanan Agar Tetap Awet dan Bergizi

  1. Sayur dan buah: jangan disatukan dan ditutup dengan wadah kedap udara, karena akan mempercepat pembusukan. Sebaiknya pisahkan tempat buah dengan tempat sayur. Namun perlu diketahui tidak semua sayur dan buah ya disimpan di freezer. Seperti keluarga brokoli, kamu bisa menyimpan di freezer setelah melakukan teknik blanching (merebus sayur di air mendidih max. 1 menit).
  2. Makanan jadi : simpan dalam kotak atau plastik kedap udara untuk mengurangi kemungkinan makanan menjadi rusak; direkomendasikan untuk menggunakan vacuum sealer agar tidak menyisakan udara dalam wadah.
  3. Sup: membagi sup per porsi alih-alih membekukan sup dalam porsi yang besar. Tapi untuk catatan, sebaiknya disimpan di freezer dalam waktu yang pendek ya.
  4. Roti: bekukan roti setelah dipotong dan langsung panggang apabila ingin dikonsumsi.
  5. Nasi: masukkan nasi ke dalam wadah tertutup minimal dua jam setelah matang.
  6. Daging mentah: gunakan plastik kedap udara untuk menyimpan daging agar tidak cepat rusak, jangan tumpuk daging dalam jumlah banyak.

Jenis-Jenis Makanan yang Tidak Disarankan untuk Dibekukan

  1. Sayur dan buah dengan kelembaban tinggi, seperti selada, semangka, timun, dan kentang : akan berair dan tidak segar untuk dikonsumsi.
  2. Daging yang sudah matang : daging akan menjadi keras dan tidak segar untuk disantap.
  3. Makanan dengan bahan dasar susu, seperti saus, yogurt, dan keju : akan menjadi berair.
  4. Telur : telur matang akan menjadi elastis dan tidak segar, sedangkan telur mentah kemungkinan akan retak dan pecah.

Semoga jadi tambah tahu ya tentang serba-serbi membekukan bahan makanan yang tepat. Memang benar membekukan ini membantu tapi nggak semua bahan makanan yang bisa.

Teman-teman ada nggak yang punya pengalaman membekukan bahan makanan? Barangkali bisa disharing tips dan triknya?

Have a nice day.

One Response

Reply