5 Cara Menyimpan Daging Sapi di Kulkas Agar Kualitasnya Masih Terjaga

Sudah seminggu berlalu dari Idul Adha 1443H, apa kabar daging kurban? Sudah habis dimasak atau masih disimpan? Jika ada lebih, kamu harus tau cara menyimpan daging sapi di kulkas agar kualitasnya masih terjaga dan bisa dimasak menjadi menu favorit seperti resep sup daging sapi misalnya.

Bagi saya mengonsumsi daging sapi itu nggak tiap minggu, berat di ongkos ya bund. Hehe … Saya suka jadwalin sebulan sekali, entah itu membuat sup iga sapi, resep sup sengkel sapi atau semur daging. Pokoknya menu makanan yang praktis lah.

Yang menjadi tantangan saat membelinya adalah cara menyimpan daging sapi di kulkas agar kualitas masih terjaga. Karena kadang kala jika tidak tahu caranya, yang ada daging menjadi tidak baik lagi kualitasnya. Sayang banget bukan sudah beli mahal-mahal tapi tidak bisa diolah.

Lalu, bagaimana tahu kalau daging sapi tersebut sudah tidak baik?

3 Tanda Daging Sapi Sudah Tidak Layak Dikonsumsi

1. Muncul aroma yang tidak sedap

Yup, ini adalah tanda yang paling mudah dikenali dari daging yang sudah tidak baik atau basi. Cukup membaui-nya. Karena daging sapi yang sudah basi memiliki aroma yang khas dan sangat menyengat.

2. Cek tekstur

Selain dari aroma yang menyengat, daging sapi yang busuk bisa terasa lengket atau berlendir saat disentuh. So, pastikan sebelum membeli, kamu bisa menyentuhnya terlebih dulu.

3. Cek warna daging sapi

Daging sapi yang busuk juga akan mengalami perubahan warna.

Untuk daging sapi giling akan mempunyai variasi warna dari merah terang, merah keunguan hingga merah kecokelatan. Nah, apabila kamu menemukan daging sapi sudah menjadi warna hijau atau cokelat kehijauan, fix daging tersebut harus segera dibuang.

See, nggak terlalu sulit untuk tahu tanda daging sapi sudah tidak baik, ya. Pokoknya sebelum membeli kamu pastikan tiga tanda di atas tidak ada di dagingnya.

5 Cara Menyimpan Daging Sapi di Kulkas

1. Hindari mencuci daging sapi sebelum disimpan di kulkas

Buibu sudah kebiasaan ya untuk mencuci daging entah itu ayam, ikan, sapi sebelum dimasak. Nah, untuk cara menyimpan daging sapi di kulkas, kamu tidak perlu mencucinya. Bahkan harus dihindari.

Mengapa?

Karena dengan mencuci daging sapi akan menimbulkan bau yang tidak enak dari daging tersebut menjadi lebih kuat.

Lebih lanjut lagi, air yang menyerap ke serat daging bisa membuat kualitas daging tersebut menurun. Nah, inilah yang membuat kualitas dari daging tersebut jadi rusak.

Sebuah riset yang dipublikasikan oleh European Food Safety Authority (EFSA) Journal menyebutkan bahwa, ternyata air bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan makanan busuk.

Jadi, masih ingin mencuci daging sapi sebelum disimpan?

2. Dipotong sesuai selera

Nah cara menyimpan daging sapi di kulkas berikutnya adalah dipotong sesuai selera. Mau bikin rendang, sok dipotong ukuran rendang, mau sup daging atau semur ya dipotong sesuai takarannya.

Cara menyimpan daging kurban di kulkas yang selanjutnya adalah potong sesuai takaran.

Ini dilakukan agar nantinya saat dikeluarin dari kulkas, dagingnya itu bisa langsung dimasak. Nggak perlu rempong nunggu lama terus mesti motong lagi. Tak hanya itu juga, ruang penyimpanan di kulkas jadi lebih lapang.

3. Simpan di wadah yang kedap udara

Ini hukumnya wajib ya untuk cara menyimpan daging sapi di kulkas. Kamu harus memiliki wadah kedap udara seperti Tupperware atau merk sejenis.

Ini dilakukan agar kualitasnya terjaga. Dan pastikan nih sebelum masukkin di kulkas, tutupnya itu sempurnya jangan sampai menyisakan ruang kecil.

4. Simpan daging sapi di freezer

Cara menyimpan daging sapi di kulkas adalah dengan menempatkan di freezer agar lebih awet.

Dilansir dari Food and Drug Administration, daging yang dimasukkan ke dalam kulkas dengan suhu -18 derajat Celsius bisa tahan 1-2 bulan di freezer.

Dengan suhu tersebut bisa memperlambat penyebaran bakteri yang bisa saja ada di daging sapi.

Berikut ini sedikit tips menyimpan daging sapi di freezer :

  • Hindar keseringan membuka lemari es, ini agar suhunya terjaga
  • Rutin membersihkan kulkas
  • Gunakan rak paling bawah dan wadah atau piring

5. Gunakan sistem FOFO

Pernah mendengar istilah FOFO?

Jadi, FOFO atau first in first out adalah cara menyusun makanan di kulkas berdasarkan waktu penyimpanan.

Bahan makanan yang awal disimpan akan diletakkan di bagian depan. Tujuannya agar bahan makanan tersebut bisa dimasak terlebih dulu.

Kamu bisa membuat label di setiap wadah makanan. Di label tersebut cantumkan hari dan tanggal membeli atau menyimpan, jadi kamu akan tahu masa kedaluarsanya.

Membiasakan cara menyimpan daging sapi di kulkas ini akan membuat kita lebih peduli lagi dengan gaya hidup sehat. Cara ini juga bisa diterapkan di daging lain misalnya ayam.

Nah, bicara tentang daging, saya jadi ingat info yang dibaca tentang JNE.

Jadi tahun ini, JNE bersama TIKI membagikan sebanyak 4.000 daging hewan kurban. Sebagian di antaranya dikurbankan dalam acara #TIKIJNEIdulAdhaBareng hari Minggu tanggal 10 Juli 2022 di Yayasan Taman Yatim Piatu & Tuna Netra (Yatuna) Suprapto Suparno Jl. Pusdiklat Depnaker, Kec. Makasar, Jakarta Timur yang didirikan oleh pendiri JNE Alm H. Soeprapto Suparno.

Tak hanya itu saja, seluruh daging kurban ini dibagikan kepada ribuan kaum dhuafa dan yatim piatu, antara lain masyarakat di sekitar kantor pusat maupun cabang JNE di 62 kota.

Luar biasa ya JNE, selalu mencari cara agar bisa terhubung baik dengan konsumen dan masyarakat. Semoga kegiatan positif ini bisa berlangsung dari tahun ke tahun.

Semoga sharing cara menyimpan daging sapi di kulkas ini bisa membantu, ya. Kalau kamu punya tips lain, mau dong share di kolom komen.

6 Comments

    • ranny
    • ranny
  1. Hastira
    • ranny

Reply