Sibuk?

Sibuk sepertinya menjadi nama tengah untuk para kuli seperti saya ini. Tiap hari pasti aja ada kesibukan yang membuat hari itu terasa cepat berlalu. Dan akhir-akhir ini karena kesibukan membuat blog saya jadi terlantar, jarang blogwalking di rumah maya temans.
Ada hal yang membuat saya bersyukur di tengah kesibukan ini yaitu udah ada yang bisa memback-up kerjaan saya membuat invoice. Terasa ada yang plong karena saya terkadang menjadi disorientasi dalam kerjaan karena kerjaan udah tumpang tindih. Ya, kerjaan utama administrasi iklan tapi sering berubah dengan manisnya merangkap administrasi redaksi yang menuntut kerjaan itu cepat selesai. Karena udah ada yang menghandle kerjaan saya jadi PC ini harus rela dipake untuk membuat invoice, secara hanya PC saya yang terhubung dengan internet.

Ada satu masa yang membuat saya gag mood sekali, membuat gag bergairah untuk kerja tapi mau gag mau harus masuk kantor. Saya tidak bisa membuat mood merusak segalanya. Alternatif yang saya ambil untuk meredakan mood ini yaitu dengan bercerita dengan sahabats lewat thread FB, alhamdulilah bisa mengurangi ke-galau-an mood saya ini. Ngomel-ngomel di thread mengurangi beban hati. Dan pada akhirnya bermuara pada satu kesimpulan : Saya harus bisa bersyukur baik maupun buruk dalam hidup, tidak semua orang bisa kerja seperti saya ini, bisa menikmati fasilitas duniawi dengan indahnya, dan suatu saat nanti saya pasti akan merindukan saat-saat sibuk tingkat dewa, kerjaan yang tumpang tindih ini.

Untuk beberapa bulan kedepannya akan ada peralihan untuk posisi saya ini, entah siapa yang akan mengisi posisi saya ini. Yang pastinya harus bisa mengerti seluruh kru iklan dengan baiknya, baik berututur kata dan rela menjadi objek penderita >.< tak hanya baik dengan kru iklan tapi juga dengan redaksi, harus bisa bekerja sama yang baik dengan mereka. Tak bisa pungkiri, saya gag bisa marah yang lama dengan anak-anak, karena ada saja alasan mereka untuk suatu kesalahan yang dibuat dan pastinya mereka membuat saya ketawa diakhirnya dengan permohonan maaf yang lucu bin garing. Walaupun kerja dibawah tekanan tapi semua dibawa santai, ya mendapat manager yang berpembawaan santai namun serius dan selalu menyemangati dikala saya udah manyun membuat saya bersyukur. Dan yang membuat saya seringkali "keluar tanduk" di tengah kesibukan adalah kehilangan pulpen atau koran. 1 dos puplpen saya hilang bagai ditelan bumi. Di meja saya sering saya tinggalin gadgets ku dan terkadang uang setoran, tapi yang hilang malah pulpen dan koran. Bener-bener sesuatuuu.... >.< Ahh, saya akan begitu merindukan mereka semua kelak saat saya pindah. Suasana kantor, rapat yang membuat mules berjamaah, hobi makan-makan yang gag pernah berhenti, event-event yang menuntut kerja sama, orang-orang yang gokil dan kreatif. Sepertinya teman-teman kantor saya itu manusia langka yang gag bisa saya temukan dimana-mana. I heart u temans. At last, se-sibuk apapun kerjaan kantor, saya bersyukur dengan keadaan ini dan berusaha menikmati kesibukan ini setiap harinya.

Tags:,

3 Comments

  1. ranny
  2. Mayya
  3. Lidya

Reply