Author: ranny
“Minumlah, sampai habis!” Perintahnya. Aku menerima cangkir itu dengan ragu. Kusesap pelan. Aku berhenti sejenak. “Minumlah ampas itu sekali tegak!” Aku pun menuruti perintahnya. Tidak pahit, tapi manis. …
Hari ini aku mempersunting gadis tercantik di desaku, Ayu. Pesta seharian penuh, akhirnya usai sudah. Aku duduk di tepian ranjang, tak sabar menanti istriku selesai mandi. Aku terbelalak melihat …
Mataku tak lepas menatap kalender kecil di pojok kubikel. Sebuah tanda merah pekat sengaja kucoret di salah satu tanggal di bulan ini. Tanggal sebelas. Hari ini. Aku mendesah pelan. …
Kehidupan saya berubah seratus delapan puluh derajat sejak menikah, tepatnya April 2012. Memutuskan menerima pinangan abang, saya pun menguatkan tekad untuk resign kerja. Saya ingin mewujudkan cita-cita saya semasa …
• 23.00 pm Mata masih tak bisa terpejam. Apa mungkin karena tidur siangku terlalu lama? Aahh, tidak juga,siang tadi aku hanya tidur setengah jam saja, selebihnya hanya baring-baring tidak …