Opening Layana Shop

Akhirnya launching juga ‘Layana Shop’! *yiaaay* 😀

Launching apa sih? Nggg ituu, websitenya 😀 hehehe..

Sedikit cerita, boleh yaa..

Keinginan saya sehabis nikah itu menjadi ibu rumah tangga dan memiliki usaha di rumah. Itu semua karena sejak kecil saya sering lihat Mama dagang kecil-kecilan di rumah untuk bantu-bantu uang sekolah kami. Mulai dari pakaian, sepatu, sandal hingga seprai dijual Mama. Saya pun memupuk harapan, kelak habis nikah pingin gitu. Urus anak iya, bisa dapat duit juga iya dong.

Semenjak hamil, saya bikin usaha kecil-kecilan jual jilbab. Tapi, pas lahiran dan beberapa bulan sesudahnya usaha itu vakum. Awal tahun ini, saya pun mulai membuka kembali usaha itu. Pertama, saya bikin grup di BBM yang anggotanya tetangga dan teman-teman. Di situ, saya jualan batik dan jilbab. Alhamdulilah lancar.

Karena sering bolak-balik di tempat batik dan selama proses bikin novel saya sedikit mendalami batik. Saya pun terinspirasi untuk bikin usaha menjual kain-kain daerah. Saya pun mulai stalking secara online para pengrajin di tiap daerah. Ugghhh, kain-kain daerah kita ini keceeeh badaai kakaaaa.. Saya pun pusing tujuh keliling. Dengan modal seadanya, saya mengumpulkan kain-kain dari beberapa daerah.

Saya pun menamai usaha ini dengan label Layana Shop. Layana dalam bahasa Yunani artinya mengalir. Dan saya pun berdoa semoga usaha ini mengalir terus orderannya. (((amin)))

Ide ini rupanya lagi lancar jaya. Saya pun tertarik bikin busana berbahan kain daerah! Alhamdulilah dapat suplier yang baik, ketemu suplier lain lagi yang baik. Dia memang Maha Baik. Dia melapangkan jalan bagi yang sungguh berusaha.

Saya percaya, semua usaha itu harus ada pengorbanan. Ke mana-mana Athar saya bawa. Masuk ke grosiran kain, ketemu suplier, ngirim barang semua saya jabanin sambil narik-narik Athar. Suami pun siaga saat akhir pekan untuk temani saya ambil barang dan mengirimnya.

Untuk usaha satu ini, saya bikin konsep ekslusif di mana setiap produksi saya batasi jumlahnya. Bahan yang saya gunakan pun kain daerah handmade dan dijahit oleh penjahit khusus. Ya, saya mengutamakan kualitas. Penjahit saya sangat sigap, alhamdulilah lagi. Konsep busananya sengaja saya pilih yang kasual dulu, ada juga dress dan blazer untuk kantoran.

Sekali lagi, Dia Maha Baik dan Maha Pembuka Jalan. Ternyata, penjahit saya yang satu ini tinggal di kampung pengrajin batik *subhanallah*. Saya terharu sekali. Saya bisa bikin jumputan dengan harga terjangkau dan bisa menjualnya pun gak mahal. Tapi, itu butuh ketemu lagi sama pengrajin karena kemarin kami datang sudah malam.

Ol shop kain daerah dan busana kali ini saya lebarin di social media. Antara lain, facebook, instagram dan website.

Untuk facebook saya pakai page bukan akun pribadi. Bisa di search di Layana Shop. Sedangkan instagram bisa follow di @layana_shop (gak digembok loh). Website bisa dikunjungi di www.layanashop.com .

layana

Karena sedikit sibuk yang website pun sedikit lama progressnya. Dan, alhamdulilah kali ini sudah beres. Jadi, bisa belanja via website juga.

Diskon? Pasti doong. Silahkan ceki di website yaa diskonnya.. Jika ada yang mau tanya-tanya, bisa japri saya. Feel free to ask laah. 😉

Doain semoga mak Athar sehat selalu biar bisa berkreasi dan doain semoga laris manis ya kakaaa 😀 heheheh

So, happy December and happy Shopping..

21 Comments

  1. gina
    • ranny
  2. ndop
  3. ndop
  4. dani
  5. Nchie Hanie
  6. echaimutenan
  7. yulia sari

Reply