7 Tips Cara Merawat Busana Berbahan Kulit

Busana bahan kulit sangat identik dengan Rock and Roll, betul nggak? Jaket kulit hitam, plus dipadu celana ketat juga berwarna senada dan boot dengan sedikit aksen bling-bling menjadi busana favorit para rocker. Busana bahan kulit identik dengan maskulin. Tapi, jangan salah wanita pun menggemari jenis bahan kulit ini.

Sederet perancang busana kelas dunia sebut saja seperti, Alexander Wang, Hermes, Fendi, Donna Karan masih mencintai bahan material kulit ini dan masih terus memproduksi busana dari material ini dari musim ke musim. Material kulit ini selalu menjadi primadona para perancang busana untuk koleksi busana musim panas mereka. Serius bahan kulit utk busana musim panas? Iyah! Atas alasan kenyamanan, mereka semakin kreatif meramu tren busana kulit dalam padupadan yang lebih ringan sehingga dapat diterapksan sehari-hari. Contohnya, menggunakan material ini untuk blus maupun rompi tanpa lengan, celana pendek kulit dengan warna-warna eksotis.

Di rumah saya, abang penggemar jaket kulit. Atas rekomendasi teman kantor, abang membeli sebuah jaket kulit dari bahan kulit domba dengan kualitas bagus berwarna coklat. Modelnya sih jaket pada umumnya, hanya saja terlihat kasual nan elegan. Harganya pun lumayan, 800rb, tapi worth it dengan hasilnya karena jaket ini made by order. Nggak mengherankan sih kalau busana bahan kulit ini mahal apalagi jika kulit kualitas bagus.

Pernah sekali, karena lama nggak pakai dan hanya dibiarkan kegantung gitu saja di lemari terbuka, jaket kulit abang banyak bercak putih-putih gitu. Saya panik lah, karena sudah coba gosok dengan air tapi nggak mempan. Nah, saya coba dengan menggunakan baby oil, agak mempan sih tapi masih saja membekas. Maka, jalan terakhir abang membawanya ke tempat penyucian busana khusus bahan kulit. Dan akhirnya jaket kulit abang pun terselamatkan.

Berawal dari hal itu, saya coba mencari tahu seluk-beluk perawatan busana bahan kulit. Setelah membaca berbagai sumber, ini saya rangkum 7 tips cara merawat busana berbahan kulit.

jaket kulit

  1. Selalu perhatikan care label yang tertera dan ikuti aturannya. Hindari mencuci busana bahan kulit menggunakan deterjen.
  2. Pastikan menyimpannya dengan benar karena material kulit sifatnya fleksibel dan menyesuaikan bentuk. Hindari melipat busana karena akan meninggalkan bekas. Jika ingin menggantungnya, pastikan memilih ukuran hanger yang benar. Lagipula kita kan nggak ingin memiliki tonjolan aneh pada lengan jaket kulit tersebut, bukan?
  3. Saat menyimpan di dalam lemari, simpan pakaian tersebut di dalam kantung pakaian yang memungkinkan material kulit untuk bernapas. Hindari penggunaan kantung plastik. Ingat, tingkat kelembapan yang tinggi dapat merusak material kulit. Jadi, simpan pakaian berbahan kulit di tempat yang tidak lembap.
  4. Sehabis digunakan, angin-anginkan busana berbahan kulit pada suhu ruang. Hindari menjemur jaket kulit di bawah terik matahari.
  5. Jika terdapat kerutan ringan pada busana kulit, coba cara mudah berikut. Set setrika untuk bahan rayon selama beberapa saat. Lapisi busana dengan kertas coklat, lalu setrika busana tersebut tepat di atas kertas coklat tadi.
  6. Selalu gunakan suede and leather protector sebagai langkah preventif. Lanjutkan dengan leather cleaner dan Jika ingin mengaplikasikan produk apapun untuk membersihkan noda pada material kulit, selalu tes terlebih dahulu pada bagian kecil yang tersembunyi.
  7. Jika terkena air dan menimbulkan watermark, bersihkan dengan menggunakan kain lembap.

Kulit adalah material yang awet dalam cuaca apapun jika kita tahu cara yang tepat dan cukup ulet untuk merawatnya. Jika siluetnya klasik, maka kita akan memiliki ‘investasi’ busana yang bagus. Itulah sebabnya bahan kulit asli harganya mahal. Jadi, jangan biarkan busana berbahan kulit rusak! Rawatlah mulai dari sekarang juga dengan 7 tips tersebut.

9 Comments

    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny

Reply