Site icon Hujanpelangi Blog

Begini Cara Memilih Stand Mixer yang Sesuai Kebutuhan

Di artikel 9 peralatan baking untuk pemula, salah satu poin yang wajib dimiliki adalah mixer. Namun, mixer seperti apa? Ada jenis hand mixer dan stand mixer.

Kedua jenis mixer ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tentunya.

Hand mixer memiliki kelebihan :

Kekurangannya :

Sedangkan stand mixer apa sih kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan :

Kekurangan :

Nah, untuk memilih kedua jenis mixer ini, baiknya melihat lagi kebutuhan kamu apa sih. Hanya saja, kalau saya pribadi lagi naksir stand mixer. 😀

Gimana tidak, nggak perlu tenaga lebih untuk mengaduk dan bisa melakukan hal lain juga. Apalagi kalau mau bikin roti, deuh effortnya nguleni manual itu warbiyasah, bener nggak?

Kalau ada stand mixer, lebih mudah bikin adonan roti dan beragam macam resep lainnya.

Begini cara memilih stand mixer yang sesuai dengan kebutuhan.

  1. Ketahui dua perbedaan ini

Jadi, stand mixer yang ada di pasaran memiliki dua perbedaan ini. Perbedaan ini ada di cara kalian dalam menyiapkan bowl untuk proses pencampuran.

Ada versi lifting, di mana mengangkat seluruh bowl ke atas agar sesuai dengan whisk atau paddle-nya.

Yang satunya itu versi tilted, yang ini kamu mesti memiliki ‘ruang’ cukup untuk menggeser, memasangnya.

Apabila kamu tidak memiliki ‘ruang’ yang cukup, pilihlah yang versi lifting.

2. Fleksibilitas dan tidak berisik

Belilah stand mixer yang fleksibel, mudah dilepas juga dibersihkan.

Kalau kamu membeli stand mixer biasanya nih sudah dilengkapi dengan beberapa macam whisk yang bisa diganti sesuai resep yang akan kamu bikin.

Dan yang tak kalah penting juga, carilah stand mixer yang nggak berisik saat dioperasikan. Biar nyaman juga saat baking, tidak mengganggu tetangga karena terlalu berisik.

Saat membeli, coba deh kamu memasang semua komponen stand mixer sendiri. Karena memang terlihat sepele sih, tapi dijamin kalo kamu nggak paham caranya, nantinya kamu akan repot sendiri.

3. Cek Kapasitas

Ini balik lagi tujuan awal kamu membeli stand mixer itu untuk apa. Apabila kamu mau mengolah resep dalam jumlah banyak, belilah stand mixer dengan volume besar.

Biasanya kapasitas bowl 4,5-5 liter sih udah cukup untuk mengolah adonan jumlah besar. Tapi, kalau kamu mau bikin usaha rumahan, bisa beli stand mixer kapasitas 6 liter.

Baca juga : 4 Jenis pisau dapur yang wajib dimiliki

4. Daya Listrik

Biasanya nih, faktor daya listrik ini selalu kita pertimbangkan saat membeli barang elektronik, betul?

Apalagi kalau kamu mau bikin usaha rumahan, daya listrik mah masuk ke modal usaha yekan. Jadi mesti pintar-pintar memilih stand mixer dengan daya listrik yang cukup dengan rumah kamu.

Dari beberapa referensi, belilah stand mixer dengan kapasitas sekitar 800 watt. Kenapa? Kinerja lebih maksimal, dan daya listrik yang dipakai pun tidak terlalu besar.

5. Harga

Ada rupa, ada harga.

Kalau kamu mau invest di stand mixer, menurutku sebaiknya sekalian beli yang bagus.

Bagus ini dalam artian : kapasitas 4,5-5 liter, fungsi dan tombolnya lengkap, memiliki bowl juga beberapa pengaduk, daya listriknya tidak lebih.

Untuk spesifikasi seperti di atas itu biasanya dijual dimulai harga 1,8 juta.

Mahal? Iya sih, hanya saja ini sebuah investasi ya bagi kamu. Apalagi yang mau bikin usaha rumahan, wah penting dah beli stand mixer yang oke.

Nah, saya ingin rekomendasikan stand mixer yang bagus yaitu IDEALIFE – Professional Stand Mixer – Mixer Berdiri – Multi Speed (IL-221).

Apa saja kelebihannya?

Spesifikasinya :

Semoga cara memilih stand mixer 221 ini bisa membantu kamu ya yang mau membelinya. Dan kalau mau beli Idealifeonline langsung ke websitenya. Mau cari tau produk yang lainnya juga bisa cuss ke IG @idealifeonline.

Kalau kamu punya stand mixer di rumah nggak?

Exit mobile version