#RandomStory : January

Whoaa nggak kerasa ini hari terakhir di bulan Januari. Kemarin sih niatnya mau nulis pagi, sayangnya radang tenggorokkan dan mesti beres-beres bikin niat itu ya cuma sampai di niat saja. Ada yang related? Hehehe …

Nggak kerasa usia ini udah di angka tiga puluh enam. Gosh, i’m old! Hahaha

Apa ya, yang pastinya udah banyak halhal yang terjadi. Yang membuat saya lebih kalem *ehgimana wkwkkwkw, lebih selo, nggak meledak-meledak, bisa mengontrol jari (sebenarnya pengin bikin status tapi dipikir berkali-kali gak jadi deh).

Begitulah hidupku tiga puluh enam tahun.

2021 dibuka dengan rezeki yang tak disangka berupa proyek kerjaan dan lagi proses pitching untuk kerjaan lain.

Sesungguhnya ini bikin hati saya hangat sekali. Karena bisa memiliki uang tetap per bulan. Saya bisa menambah pos-pos RDN. Insya Allah istiqomah.

Namun, di awal tahun ini juga dibuka dengan alergi obat antibiotik radang.

Saya sedih ~

Karena obat ini sungguh ampuh menghempaskan radang tenggorokan, bikin ‘jalan’ di tenggorokkan selancar jalan tol.

That’s life

Di sisi lain, saya bahagia bisa lebih mengelola waktu, bikin jadwal dan tertib. Menurukan ekspektasi dan perfeksionis seperti yang sudah saya ceritakan di postingan celah untuk diri sendiri.

Saya pun teringat pertanyaan temanku dari India, “Ranny, kamu punya goal tahun ini?”

Waktu itu saya jawab tidak.

Namun setelah tiga puluh satu hari di bulan Januari dilewati, saya memutuskan untuk memiliki goal : lebih disiplin mengelola waktu, sehatsehat, dan bisa menambah pos investasi.

Harapanharapan baik semoga diaminkan Semesta.

Semoga yang membaca tulisan ini harapanharapan kalian diaminkan Semesta juga.

2 Comments

    • ranny

Reply