6 Cara Mudah Mengajarkan Bahasa Inggris Pada Anak di Rumah

Mengajarkan bahasa Inggris pada anak sejak dini, yay or nay?

Bagi saya, YAY!

Kenapa?

Anak saya lahir menjadi generasi alfa di mana teknologi itu sangat lekat dengan mereka. Tanpa diajari pun, mereka dengan mudahnya mengoperasikan sebuah gadget. Lalu, bahasa teknologi itu pada umumnya menggunakan bahasa Inggris, bukan? Kalau kita tidak mengajari mereka lantas bagaimana mereka bisa memahami teknologi tersebut?

Sebenarnya, tentang teknologi itu hal kesekian, ada hal utama yang menjadi prioritas saya mengajarkan bahasa Inggris sedini mungkin kepada Athar.

Begini, zaman sekarang persaingan itu sangat kompetitif, jika kita tidak membekali anak dengan kemampuan yang mumpuni bagaimana mereka bisa menghadapi hal tersebut? Setidaknya dengan memiliki kemampuan bahasa Inggris, anak saya mempunyai kelebihan yang bisa dia gunakan kelak entah itu dalam masa pendidikan, pergaulan dan dunia kerja. Saya membekalinya sejak dini karena Athar sedang berada dalam fase golden age di mana dia bisa dengan mudah menyerap apa yang dilihat dan didengarnya. Ini sangat membantu saya dalam mengajarinya.

Saya akui memang tidaklah mudah mengajarkan bahasa Inggris pada anak karena bahasa ini bukanlah bahasa utama di negeri kita. Belum lagi pemikiran bahwa menggunakan bahasa Inggris itu terlihat songong bin sombong. Hvft! I hate it! Orang sering kali mencemooh ketika mendengar atau membaca orang lain menggunakan bahasa Inggris. Kadang kala saya berpikir, what for kamu nyinyir? Toh nggak mengganggu kamu, walaupun grammar or pronounce masih salah itu nggak akan menyakitimu, right? Saya sudah men-skip omongan orang tentang hal itu. Bahkan saya membuat omongan miring seperti itu menjadi sebuah motivasi!

Banyak orangtua yang ingin mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah tapi nggak tau harus mulai dari mana (saya termasuk di dalamnya, hehehe). Sebenarnya itu bukanlah masalah besar pun dengan bahasa Inggris yang belum sempurna. Hal utama yang perlu kamu punya adalah antusiasme, keberanian untuk mengajarkan pada anak dan sebuah pujian. Anak-anak akan ikut termotivasi juga jika melihat kamu antusias menggunakan bahasa Inggris. Tak usah terlalu khawatir jika anak-anak belum langsung bisa berbicara bahasa Inggris. Mereka membutuhkan waktu untuk bisa menyerap bahasa tersebut. Sedikit bersabar karena mereka akan memulai untuk berbicara bahasa Inggris pada waktunya.

Apa yang harus diajarkan pertama kali?

Nah, ini yang menjadi pertanyaan utama ketika memutuskan untuk mengajari bahasa Inggris pada anak. Saya sedikit kebingungan untuk memulai. Membaca berbagai referensi pun saya lakukan. Dan, ini yang saya peroleh.

mengajarkan bahasa inggris pada anak

Mengajari anak bahasa Inggris ini butuh beberapa tips agar berhasil. Saya pun mencari referensi yang tepat agar bisa dengan mudah diterapkan pada Athar.

6 Cara mudah mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah

  1. Lakukan tiap hari

mengajarkan bahasa inggris pada anak2

Mengajari bahasa inggris pada anak harus dilakukan setiap hari. Walaupun sedikit tapi frekuensi melakukannya sesering mungkin bisa membantu anak dengan mudah menyerap kata-kata.

15 menit saja cukup sebagai permulaan untuk anak di usia di bawah 5 tahun. Semakin besar umur anak, waktu untuk mengajari bahasa Inggris lebih besar karena mereka sudah bisa berkonsentrasi penuh. Jaga aktivitas dalam waktu yang singkat dan jangan lupa lakukan variasi misalnya hari ini diajari angka, besok hewan untuk menjaga perhatian anak biar lebih fokus.

Lakukan kegiatan ini pada waktu yang sama setiap harinya. Anak-anak mudah untuk merasa nyaman dan percaya diri ketika mereka dengan mudah mengetahui apa yang akan dilakukan.

Sebagai contoh nih, kamu bisa mengajak anak untuk bermain bahasa Inggris setelah dia tiba di rumah, atau kamu membacakan dongeng dalam versi bahasa Inggris sebelum tidur. Bisa juga kamu bikin English corner di salah satu sudut rumah di mana kamu bisa meletakkan segala barang yang berhubungan dengan bahasa Inggris. Misalnya, buku, permainan, DVD atau apapun hasil kerajinan anak.

Anak-anak perlu mendengarkan kata atau kalimat bahasa Inggris sesering mungkin sebelum mereka merasa siap untuk mengucapkannya sendiri.

  1. Bermain

mengajarkan bahasa inggris pada anak3

Anak-anak berlajar secara alami ketika mereka dalam kondisi rileks dan senang.

Kalian tau flashcard? Itu tuh, kartu yang bisa dilipat-lipat, ada gambar dan tulisan. Nah, flashcard ini adalah salah satu cara ampun untuk memperkaya kosakata mereka.

Atau bisa kamu lakukan menyisipkan beberapa kata-kata ketika sedang bermain bersamanya.

Contohnya, kamu sedang main lego bersama anak, saat menyusun satu per satu bagian, kamu bisa sisipkan bahasa Inggris.

“Kalo yang ini kakak butuhin 10 lego untuk menyusunnya. Nih, Kak, one, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, ten.” Sambil menyodorokan satu per satu lego.

Walaupun singkat tapi berulang-ulang kamu lakuinnya. Anak akan mudah menyerap dan dengan sendirinya akan mengucapkannya.

  1. Manfaatkan situasi rumah

mengajarkan bahasa inggris pada anak4

Salah satu keuntungan mengajarkan bahasa Inggris pada anak di rumah adalah kamu bisa menggunakan situasi rumah dan objek yang nyata di sekitarnya untuk mempraktikan bahasa secara alami.

Contohnya.

  • Ketika sedang memilihkan pakaian untuk anak, kamu bisa ngomong, “Ke sekolah pagi ini kakak pakai blue socks, ya.”
  • Bisa mempraktikan kosakata untuk mainan saat kamu membantu dia membereskannya, “Ayo, kak, put your teddy bear on the bed!”
  • Ajarkan kosakata anak tentang makanan saat kamu memasak atau berbelanja di supermarket. Sambil memilih barang di supermarket, kamu bisa mengajarinya. “Okay kak, this is ketchup.”
  1. Manfaatkan buku cerita

mengajarkan bahasa inggris pada anak5

Anak-anak mana yang nggak suka dengan buku cerita? Anak saya suka banget! Apalagi kalau bukunya bergambar, pasti tambah excited!

Saya pernah membeli sebuah buku cerita kecil berbahasa Inggris untuk Athar. Setiap malam, saya tidur di samping dia dan membacakan untuknya. Buku itu bergambar, sambil bercerita saya menunjuk ke arah gambar. Walau hanya sebelum tidur saya melakukannya, Athar bisa menyerap beberapa kata-kata dari yang saya ucapkan! Walaupun belum sempurna tapi saya senang banget.

Pilihan terbaik adalah buku cerita bergambar untukmengajari bahasa Inggris. Di situ, kamu bisa mengajaknya langsung untuk berinteraksi. Kamu bisa bertanya padanya untuk menunjukkan beberapa hal yang berbeda. Misalnya kamu bertanya, “Where’s the cat?” setelah sebelumnya kamu bercerita tentang kucing tersebut.

  1. Mendengarkan lagu
mengajarkan bahasa inggris pada ank6

Sumber : Emaze

Lagu adalah salah satu hal yang sangat efektif ketika mempelajari kata-kata baru dan untuk pengucapannya.

Pernah sekali saya menyanyikan satu lagu saat sedang menyuapi Kei, anak kedua. Lagunya pasti sudah familiar didengar.

Are you sleeping? Are you sleeping? Brother John, brother John. Morning bells are ringging.. Morning bells are ringing.. Ding dong ding…

Lagu itu saya nyanyikan tiga kali. Tau nggak, selesai saya nyanyi Athar menyanyikan lagu itu lengkap! Walaupun di bagian : morning bells are ringing, sedikit tidak jelas omongannya, tapi dia berhasil mengucapkannya!

Ini membuktikan bahwa lagu memang salah satu medium efektif untuk belajar bahasa Inggris.

Coba deh, sesekali waktu warna atau angka dibikin dalam bentuk lagu. Terserah lagu apa saja terus diganti liriknya. Yakin deh, anak-anak akan dengan mudah menyerap dan mereka pun akan senang untuk belajar.

  1. Gunakan aplikasi belajar bahasa Inggris

img_9009

Saya patut bersyukur dengan kecanggihan teknologi. Sekarang sudah ada aplikasi untuk memudahkan belajar bahasa Inggris. Salah satu aplikasi yang ingin saya rekomendasikan adalah Australia Plus Kids Learn English.

Aplikasi ini bisa kamu unduh melalui Google Play dan AppStore, gratis. Masukan keyword : Australia Plus Kids.

Lewat aplikasi ini anak-anak bisa belajar huruf, hewan, makanan, aktivitas, angka dan alat-alat musik.

Tampilan aplikasi Australia Plus Kids ini sangat kids friendly. Saya suka warna-warna cerah yang ditampilkannya. Pemilihan warnanya membuat anak-anak tertarik untuk mencari tahu lebih jauh. Seperti yang saya tulis di atas, aplikasi ini menyediakan 6 dasar untuk belajar bahasa Inggris. Di tiap bagian, ada kata-katanya, gambar dan bunyi. Cara kerjanya dengan menekan saja gambar yang muncul maka gambar akan terbalik dan memunculkan kata beserta cara pengucapan. Ingin lanjut, digeser saja ke kiri gambar yang sudah dilihat. Nah, yang menarik tuh di akhir bagian ada tampilan : pop the bubles dengan gambar laut, putri duyung dan kapal. Bagi saya, bagian terakhir ini semacam apresiasi untuk anak-anak yang udah melewati gambar awal hingga akhir. Anak saya suka banget!

Eits, tau nggak lewat aplikasi ini juga saya ikutan belajar lagi loh cara mengucapkan buah, alat musik dan lainnya. Hehehe.. It takes two for tango! 😉 Very useful, makanya saya sangat rekomendasikan untuk teman-teman mengunduhnya.

Mengajarkan bahasa Inggris pada anak memang lah nggak mudah. Perlu kesabaran lebih melakukannya. Baiknya perlahan saja, dan rutin dilakukan setiap hari. Tak perlu marah jika anak-anak belum bisa mengucapkan dengan jelas karena akan ada waktunya. Pun jangan dulu memaksakan grammar ke mereka. Buatlah belajar bahasa Inggris ini dengan fun. Percaya deh, mereka pasti menyukainya.

Selamat mencoba dan semangat!


Disclosure : tulisan ini adalah kerjasama antara Hujanpelangi Blog dengan Australia Plus. 

 

 

52 Comments

  1. Eliz
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  2. Dhanang Sukmana Adi
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  3. Hastira
    • ranny
  4. Ety Abdoel
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  5. Uci
    • ranny
    • ranny
  6. Ana Ike
    • ranny
    • ranny
    • ranny

Reply