Cara Menata Rumah Minimalis ala Mak Athar

menata rumah

Memiliki rumah minimalis adalah impian kami berdua. Rumah minimalis tidak memerlukan banyak uang untuk maintenance ini dan itu, terlebih saya lebih mudah untuk membersihkannya. Maka, dua tahun lalu ketika mencari rumah, kami tertarik dengan salah satu perumahan baru yang mengusung tema minimalis. Harga yang ditawarkan pun masuk lah di kantong kami.

Desain rumahnya dua tingkat, memiliki garasi, taman mini, tiga kamar dan dua kamar mandi. Cukuplah bagi kami pasangan muda. Tujuh bulan berlalu, rumah kami pun selesai. Happy dong! Sebelum memiliki rumah sendiri, kami mengontrak rumah kurang lebih dua tahun. Jadi, kami sudah memiliki perabotan utama lah, seperti tempat tidur, televisi, sofa, karpet, meja makan, peralatan dapur, lemari, meja rias, lemari buku, kompor gas, lemari es, AC dan lain-lain.

Masalah muncul ketika kami pindah. Saya sedikit kesulitan menata ruangan-ruangan yang ada. Namanya minimalis pasti nggak besar-besar amat. Contohnya pas pintu utama ada ruang panjang lapang. Nah, saya harus pintar-pintar mengaturΒ  pembagian ruangannya, antara ruang tamu dan ruang makan pastinya.

1. Ruang Tamu

Untungnya sofa ruang tamu yang dibeli tidak gede amat, jadi pas lah di ruang tamu baru. Untuk mengatasi pembagian ruangan, saya menaruh sebuah sekat berupa rak serbaguna yang tidak terlalu tinggi hingga sampai plafon. Bagaimana letak meja makan? Nah, ini juga bikin pusing hahahah, pada akhirnya meja makan di tempelin ke dinding dan rak, sehingga satu kursi nggak bisa dipakai.

2. Dapur

Bagian dapur kami dibatasi dengan pintu kaca geser. Namanya minimalis, dapur kami pun ikutan minimalis lis. Saya terbiasa dengan dapur yang lapang jadi agak sedikit kesulitan lagi menata dapur. Karena minimalis, kompor gas saya letakkan di tempat yang sudah disediakan. Nah, untuk lemari dapur serbaguna saya letakkan ada jarak sekitar 50 meter dari kompor dan lekat ke dinding. Untuk lemari es, saya letakkan di samping lemari dengan jarak 10 meter.

ruang tamu

3. Ruang Tidur

Untuk kamar utama kami mengambil di lantai dua karena ada balkonnya dan kamar mandi di dalam. Agak sedikit lapang, jadi lemari pakaian dan meja rias pun muat. Untuk televisi sengaja kami pasang di dinding. Dan saya membeli hiasan dinding dari kayu untuk letakkan kosmetik, parfum dan barang-barang penting lainnya. Kok nggak di meja rias? Habisnya, Athar suka acak-acak sih. Pernah sekali eye shadow favorit saya dibanting sama Athar, hikz, sedih banget.

Untuk ruangan kamar bawah, sengaja saya letakkan tempat tidur dan televisi juga karena Mama saya dan mertua kalau datang lebih suka di kamar bawah. Sebagai penimbun buku dan film, koleksi kami sudah nggak muat lagi di satu lemari. Maka, saya pun hunting rak buku yang cocok untuk rumah minimalis yang ditempelin di dinding gitu. Nemu di salah satu online shop! Ada tiga rak dan saya pasang di kamar bawah. Jadi, kamar bawah tuh, penuh sama buku-buku hehehe..

Menata rumah minimalis itu gampang-gampang susah! Saya masih saja suka belum puas dengan penataan rumahku yang ala-ala apalah gitu. Seringkali browsing tips desain interior rumah ataupun baca majalah. Saya ingin memasang frame besar foto nikahan kami tapi kok nanti kelihatan makin kacau interiornya. Saya pun berkesimpulan bahwa rumah minimalis ada baiknya sedikit pernak-pernik saja.

Tips rumah minimalis

Temans, ada nggak yang mengalami masalah menata rumah minimalis kayak saya? Share dong!

38 Comments

  1. Jual Tanah Kavling Malang Batu
  2. Mukhlis Muhammad
  3. mayang minang sari
    • ranny
    • ranny
  4. Ratna Dewi
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  5. dani
    • ranny
  6. cputriarty
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  7. Ety Abdoel
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  8. turiscantik
    • ranny

Reply