Asal Usul Es Krim dan Variasinya di Berbagai Negara

gelato2

Cita rasanya yang manis, dingin dan pekat, ditambah teksturnya yang lembut, mampu memikat hati semua orang. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, nggak akan ada yang mampu menolak jika ditawari es krim walau hanya diicip sedikit saja.

Es krim dengan mudah bisa ditemui di mana saja, mulai dari abang tukang keliling hingga es krim buatan perusahaan besar yang freezer nya ditemui di setiap mini market maupun supermarket. Nggak hanya itu saja, bahkan ada salah satu brand es krim terkenal yang membuka cafe khusus es krim. Penggemar es krim begitu dimanjakan dengan hadirnya beragam cafe yang menawarkan es krim dengan berbagai rasa, warna, topping dan tentunya penyajiannya yang menarik dan menggugah selera.

Ada yang tau nggak asal mula es krim?

Asal Mula Es Krim : Dari Cina ke Italia

Ada sejumlah cerita tentang es krim. Konon, es krim mulai dikenal di negeri Cina sekitar tahun 700 M, saat Raja tang dari Kerajaan Shang, mendapat hadiah berupa gumpalan salju saat makan malam. Salju ini diproses dengan tambahan susu dasn sari buah serta dilumuri madu. Desert yang dikenal dengan istilah xuebaite tersebut menjadi favorit sang raja, yang akhirnya dipopulerkan di lingkungan kerjaannya.

Cerita lain mengatakan, sekitar tahun 1254 M, Marcopolo kembali dari perjalanannya dari Cina dan membawa oleh-oleh cara pembuatan es krim. Di Italia sendiri sebetulnya sudah dikenal es tersebut dari sirop khas Italia. Terpengaruh oleh buah tangan istimewa Marcopolo, es sirop Italia itu pun kemudian mengalami modifikasi. Rasanya yang enak membuat es sirop ini menjadi favorit banyak kalangan, tidak hanya di Italia saja, tapi juga menyebar ke negara Eropa lainnya.

Es sirop pun makin berkembang. Bahan dasar es sirop diganti, bukan dari sirop melainkan susu dan krim, sehingga es yang dihasilkan bukan hanya bercita rasa manis, tapi juga gurih dan teksturnya makin lembut. Sejak itulah, sekitar abad ke-18, orang Inggris menyebutnya ice cream. Sekitar abad ke-19, demam es krim melanda benua Amerika, malahan sampai tecipta mesin pembuat es krim di wilayah ini, untuk memenuhi permintaan penggemar es krim yang makin banyak.

Es Krim di Berbagai Negara

  • Italia

gelato

Di Italia, es krim sering disebut dengan nama gelato, yang artinya ‘to freeze’ (menjadi beku). Sekilas, gelato memang mirip dengan es krim. Namun, jika dicicipi akan terasa perbedaannya. Gelato hanya berbahan dasar susu, pemanis dan campuran yang berasal dari buah cokelat dan kacang-kacang segar. Ada juga yang menambahkan kuning telur ke dalamnya.

Proses pembuatannya pun berbeda, gelato dikocol dalam waktu yang tidak terlalu lama seperti es krim, sehingga gelembung udara yang dihasoilkan dalam gelato tidak terlalu banyak. Hasilnya, tekstur gelato jadi lebih padat, namun lebih cepat mencair ketika dikulum di dalam mulut.

Cita rasa gelato juga lebih tajam dan pekat, karena suhu pembekuan gelato tidak serendah suhu pembekuan es krim. Lemak dalam gelato berasal dari susu, bukan dari krim. Sehingga, kadar lemaknya (2% – 7%) praktis lebih rendah 3% dibanding es krim.

Di Italia bagian selatan  yang bersuhu lebih panas, sorbetto (sorbet) lebih populer dibanding gelato. Sorbet yang bercita rasa lemon dan orange yang asam ini menjadi jajanan populer di Italia, Inggris dan Spanyol.

sorbet

  • Prancis

es krim prancis

Di negara ini yang menjadi favorit adalah es krim dengan kadar liqueur yang tinggi. Bisa jadi karena Prancis terkenal sebagai negara penghasil wine berkualitas baik.

  • Amerika

eskrimkhasamerika

Di Amerika, es krim dengan komposisi krim yang tinggi, banyak menjadi pilihan, terutama es krim dengan paduan cookies, kacang-kacangan dan karamel.

  • Turki

dondurma

Negara yang menjadi tempat pertemuan antara budaya Eropa dan Asia. Es krim di negara ini kebanyakan terbuat dari susu kambing. Contohnya dondurma, es krim khas Turki yang dibuat di Kahramanmara.

Keharuman dondurma didapat dari salep atau sachlav, akar dari sejenis anggrek liar yang dihaluskan. Salep sendiri memang dikenal sebagai pemberi aroma pada aneka makanan di Turki. Perpaduan bahan ini menghasilkan es krim bertekstur lebih kenyal seperti marshmallow. Jika pemakaian salep lebih banyak, dondurma akan menjadi liat, bukannya kenyal, sehingga harus dipotong dengan pisau dan garpu.

FYI, dondurma kini dilarang dibuat di luar Turki untuk menjaga keberadaan salep yang kian menipis.

  • India

kulfi

Es krim dikenal di negara ini dengan sebutan kulfi, berbahan dasar susu kerbau. Bahan tambahan untuk perasanya juga sangat mencerminkan kesukaan masyarakat lokal, yakni pistachio, mangga, kapulaga (elaichi) dan saffron (kesar). Karena dalam proses pembuatannya tidak ada proses pengadukan yang menghasilkan udara dalam adonan, maka hasil jadi kulfi lebih padat daripada es krim.

  • Jepang

macchaicecream

Di Jepang, teh hijau dan kacang merah adalah bahan andalan pemberi rasa es krim. Hampir di setiap daftar menu resto di Jepang selalu ada maccha ice cream untuk teh hijau dan ogura untuk kacang merah. Negeri ini juga mengenal es krim mochi, variasi es krim berbalut adonan kue mochi  yang juga jadi favorit.

  • Asia Tenggara

Es Puter

Untuk kawasan Asia Tenggara, yang iklimnya cenderung tropis, bahan dasar pembuat es krim yang paling umum adalah santan. Misalnya, es puter khas Indonesia. Es puter ini dibuat tanpa menggunakan krim. Teksturnya jauh lebih kasar dan berkristal dibanding es krim atau sorbet. Untuk cita rasanya, selain vanili, ada rasa coklat, durian, kopyor, avokad, dan kacang hijau. Di Singapura dan Malaysia, es krim terbuat dari santan lebih populer dengan nama es potong. Es ini harus dipotong dulu, baru ditusuk dengan stik kayu atau diapit dengan roti, yang dikenal dengan ice cream sandwich.

Nah, udah tau kan asal usul es krim dan bagaimana es krim di berbagai negara. Nex time, saya akan nulis tentang tips bikin es krim sendiri dan komposisi es krim.

Selamat hari Rabu, temans..

13 Comments

    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  1. ranny
  2. froteast.wordpress,com
    • ranny

Reply