5 Tips Agar Perut Ramping Dan Tubuh Sehat

Memiliki perut ramping, berat badan ideal dan tubuh yang sehat adalah impian semua orang. Entah itu laki-laki maupun perempuan. Betul?

Memang sih kedengaran rakus banget mau tiga hal tersebut. Tapi, yang namanya keinginan sah-sah saja dong.

Sebagai perempuan yang telah melewati dua kali persalinan dan sekarang dalam kondisi menyusui. Masalah perut buncit ini bikin nggak pede. Ciyusan! *hiks

Nggak bisa dipungkiri, badan tambah melar. Penumpukan lemak di beberapa bagian tubuh bikin saya nggak nyaman mengenakan beberapa jenis pakaian.

Bicara tentang perut ramping dan berat badan ideal, saya teringat akan bentuk tubuh sesudah melahirkan Athar.

Kurang lebih setelah Athar berusia dua tahun, saya bisa memeroleh kembali berat badan sebelum melahirkan dan perut ramping! Ah, jangan tanya gimana bahagianya saya.

Butuh dua tahun untuk berat kembali ke angka normal dan perut ramping. Lumayan juga ya prosesnya. Hehehe…

Baca juga : Cara melangsingkan tubuh dengan bahan alami

Sekarang karena masih dalam kondisi menyusui, saya menghindari diet ketat. Tubuh sehat udah cukup, tapi tetep dong perut ramping masuk ke dalam to do list. LOL 😀

Saya pun mencari ‘formula’ yang tepat agar disela menyusui, saya bisa mendapatkan perut ramping, berat badan ideal dan tubuh sehat!

5 tips perut ramping ini bisa dicoba untuk mendapatkannya dan juga tubuh lebih sehat.

  1. Atur pola makan

perut ramping

Di beberapa artikel kesehatan yang saya baca, para pakar nutrisi selalu mengatakan agar mengatur pola makan.

Biasakan memulai dengan sarapan, makan siang, makan malam di waktu yang sama. Kenapa? Agar menghindari sakit asam lambung dan tubuh mendapatkan energi untuk menjalani aktivitas.

Pernah mendengar kan mengunyah makanan itu baiknya 30 kali setiap suap? This is good for our health, hanya saja kita sering tidak melakukannya.

Dengan mengunyah secara perlahan kita akan mempunyai waktu untuk benar-benar menikmati rasa makanan. Dan tentunya organ-organ tubuh lebih bisa mencerna apabila makanan kita kunyah dengan baik.

Dan perhatikan juga makanan dan minuman yang kita konsumsi. Pastikan ada nutrisi yang baik di dalamnya.

Baca juga : 11 Kebiasaan hidup sehat ala perempuan Jepang membuat mereka memiliki tubuh langsing dan terhindar dari obesitas

  1. Kurangi karbohidrat

perut ramping

Sebagai orang Indonesia, jika dalam sehari belum ketemu nasi (which is contain lots of carbo) maka perut terasa nggak kenyang. Benar nggak?

Memang benar, tubuh kita ini perlu banget asupan karbohidrat sebagai salah satu sumber energi. Tapi, kita harus perhatikan betul asupannya.

Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi bisa menyebabkan kegemukan. Sama dengan protein, karbohidrat mengandung 4 kalori per gramnya.

Sebagai jalan keluar yang baik, kita bisa mengganti karbohidrat kompleks seperti roti, pasta, nasi, kentang dengan nasi merah, kacang-kacangan, gandum, ubi atau pisang.

  1. Kenali jenis makanan sehat dan tidak sehat

perut ramping

Waini!

Sebenarnya kita tuh SADAR betul mana makanan sehat dan tidak sehat. Betul?

Iyalah!

Kita tahu kalau junk food itu nggak baik untuk tubuh apalagi dikonsumsi secara rutin. Tapi, kita kadang menyampingkan hal tersebut dengan seribu satu alasan seperti nggak sempat masak, enak sih, praktis, cepat and many more!

Terserah deh mau bilang saya nyinyir, tapi kita itu sadar betul kan kalau junk food itu nggak baik bagi kesehatan? Terus kok mau dikonsumsi terus?

Memang benar berhenti total itu nggak dalam sekejap, dikurangi saja dulu.

Mengatasi ‘kecanduan’ akan makanan siap saji dalam bentuk kemasan, junk food bisa kita lakukan dengan memasak sendiri di rumah, mengganti dengan buah-buahan atau camilan yang sehat.

  1. Tak ada metode instan

perut ramping

Menurut perhitungan para pakar olahraga, tubuh membutuhkan waktu satu jam bergerak (jogging, jalan cepat) hanya untuk membakar 500 kalori (setara dengan sepotong pisang molen).

Hal tersebut bisa memberi kita pengertian bukan agar nggak mudah percaya untuk melakukan peluruhan lemak di perut dan pinggang secara instan!

Langkah terbaik, tentu saja konsultasikan ke dokter mengenai hal penurunan berat badan yang efektif dan aman.

“Ish, konsultasi ke dokter gizi atau ke klinik kecantikan kan mihil!”

Duh, masa iya beli hermes kw 1000 seharga 500rb ada duit, untuk konsultasi ke dokter gizi saja nggak bisa? *rolling eyes

Baca juga : Tanda tubuh butuh olahraga

  1. Sekali lagi olahraga!

perut ramping

Perkara olahraga ini membutuhkan satu ‘cambukan’ agar nggak malas! *dih ini saya kali ya

Seriously, istiqomah menjalankan olahraga secara rutin ini GGS (gampang-gampang-susah). *nyender di bahu George Clooney

Banyak banget alasan, bikin kita malas untuk olahraga. Alasan khas ibu rumah tangga pastinya tuh capek!

Tapi, memang kita harus paksakan diri untuk berolahraga demi perut ramping dan hidup sehat.

Ambillah waktu setengah jam, tiga kali seminggu untuk olahraga. Tambahkan porsinya dengan aktif bergerak untuk membakar lemak tubuh, termasuk lemak yang berada di sekitar lingkar pinggang.

Senam lantai sebangsa sit up, push up, planking, scot jump dipercaya bisa menghasilkan perut ramping.

Coba deh planking, efeknya kerasa loh! Bisa kamu ikut challenge planking sebulan, rasakan hasilnya.

Tapi, kalau udah kelar challenge tetap lakukan yes.

Kalau kamu nggak punya waktu untuk fitnes ke gym, lakukan saja jenis olahraga di rumah.

Memang hasilnya tidak bisa terlihat dalam waktu seminggu, tapi percayalah perut ramping dan tubuh sehat akan kamu dapatkan apabila melakukan 5 tips ini secara rutin.

Semua butuh proses, right?

Cinta saja butuh 13 purnama untuk ketemu Rangga, apalagi kita yang pengin perut ramping. #ehgimana LOL

Udah dulu ya, saya mau leyeh manja sama keluarga. Minggu ini termasuk produktif sih, 4 artikel untuk Rocking Mama, ngedit tiap hari, research artikel udah dapat bahannya, 1 artikel tinggal poles. *YOSH!

Selamat berakhir pekan, temans.

See you in next healthy lifestyle article…

7 Comments

  1. Rietsi Vicia

Leave a Reply to Fanny f nila Cancel reply