3 Hal yang Menjadi Ramadan Goal Tahun Ini

#JadiLebihBaik adalah salah satu ramadan goal saya tahun ini. Kedegaran klise, ya, tapi itu beneran.

Jadi begini, untuk tahun ini saya niat banget puasa sambil menyusui secara full (tentunya hari menstruasi nggak dihitung ya) ini adalah poin utama Ramadan goal saya. Tahun lalu, puasa saya bolong banget karena Kei masih ASI eksklusif dan kondisi yang kurang baik jadinya puasa pun tertatih.

Di tahun ini, alhamdulilah Kei masih ASI juga tapi sudah diselingi dengan susu. Di sinilah tantangan bagi saya, ingin menjalani puasa full tanpa drama.

Kedua, saya pengin mengenalkan puasa pada Athar. Tahun ini Athar berusia 4 tahun, sudah cukup untuk tahu apa itu puasa, kenapa harus dilakukan dan mengajarkan untuk berpuasa semampunya.

Ketiga, saya ingin menyajikan menu yang sehat selama bulan ramadan.

Jika kamu suka baca blog ini, tentunya tahu kalau saya sudah mulai menerapkan gaya hidup sehat. Hal ini saya lakukan bertahap. Karena saya berkeyakinan, semua itu dimulai dari hal terkecil, lalu dilakukan bertahap, lambat laun akan terbiasa dengan pola hidup sehat.

Nggak muluk-muluk, tiga poin ini menjadi ramadan goal saya di tahun 2017.

Lalu, apakah ini sudah terlaksana?

Tantangan Untuk #JadiLebihBaik

sholat

Photo by : Fatih Yildiz

Memang ya, melakukan sesuatu hal ada saja kendalanya. Dan most of the problem is come from us! Percaya nggak?

Okay, let’s read until the rest ya. *hasek πŸ˜€

Awal puasa berjalan dengan lancar! *huraaay *menjura!

Saya dong dengan bangga (sambil membusungkan dada dan kibas jilbab), mengatakan pada Abang, β€œAde bisa nih puasa sambil menyusui, memasak, ngedit, nulis sambil beres rumah!”

β€œIsh keren dong istriku,” ujar Abang as usual karena kalau nggak muji bakal mendapat lirikan setajam silet. #eh LOL

Tapi, itu benar. Saya bahagia banget bisa menyusui sambil puasa (which is bagi orang lain biasa tapi bagi saya menjura) dan melakukan pekerjaan rumah di saat bersamaan.

See, every woman is a wonder woman, agree?*toss

Setiap pagi, saya memasak untuk menu anak, dilanjut beres-beres rumah, bermain sebentar, tidurin Kei, lanjut ngedit atau nulis, mandi, masak lagi, nonton, main, tidurin anak, kelarin nulis, tidur, bangun sahur. Seperti itu rutinitas puasa yang dijalani.

Menu masak? Ah cincay! Saya hepi banget eksplor berbagai menu.

Pernah dua kali bablas sahur, tapi saya tetap setrong jalani puasa. Gimana nggak hepi coba?

Dan di hari ketujuh, saya tepar.

Tepar karena menyusui? No!

So, saya tepar karena maag kambuh. Hvft

Oh yeah, ini murni salah saya! Gimana tidak, saya makan pedas saat sahur. Ya wajar kalau maag kambuh.

Dan nggak tanggung-tangung, saya tepar selama tiga hari! Gosh! Biasanya minum ranitidin dan istirahat langsung sembuh, eh ini mesti ganti obat lain.

Barangkali ini cara DIA menegur saya agar jangan terlalu cepat berpuas diri dan menyampingkan kesehatan.

Sudah tahu mengonsumsi makanan pedas saat sahur tidak disarankan etapi saya lakukan. See, saya mengundang penyakit kan.

Tip Puasa Sehat : Hindari Makanan Pedas!

Tip puasa sehat : hindari makan pedas!

 

Ini saya ulangi dalam kepala biar nggak terulang lagi sakitnya. Yang namanya sakit bikin nggak enak lakuin apapun, akhirnya kegiatan masak pun sedikit terbengkalai.

Nggak ingin kejadian itu terulang, saya pun mulai menyusun menu yang aman dikonsumsi saat buka dan sahur.

Salah satu menu favorit yang selalu ada di meja saat Lebaran adalah bihun goreng kecap. Menu ini berada di tiga besar makanan yang laris manis disantap, menyaingi gulai kambing dan ayam garo rica.

Saya pun memasukan menu ini ke dalam daftar masakan untuk buka puasa maupun sahur.

Beranjak dari pengalaman sakit maag, saya mulai menyusun menu lauk yang tidak pedas. Dan pada umumnya, resep lauk saya gunakan kecap.

Persoalan kecap, sudah lama keluarga kecil saya menggunakan kecap indofood. Rasa manisnya pas di lidah kami dan tidak asin. Kecap indofood ini selalu ada di meja makan, nggak boleh tidak.

Jadi Lebih Baik Kecap Indofood Untuk Memasak Menu Buka Puasa Maupun Sahur

Bicara soal menu tidak pedas, saya sudah memiliki list. Seperti, tahu bakso kecap, ayam kecap, tahu tempe goreng kecap, bihun kecap. Iyes, semuanya saya pakai kecap dengan bumbu sederhana.

Resep tahu bakso kecap sudah pernah saya tuliskan, sekarang ini saya pengin berbagi resep menu nostalgic food, bihun kecap campur.

Sebenarnya, saya bingung nama menu ini karena Mama suka nyebutnya tanghun (di mana terbuat dari laksa hongkong dengan aneka topping). Tapi, berhubung di sini saya agak kesulitan menemukan tanghun, maka bihun adalah alternatif utama.

Pas banget dah jadi lebih baik kecap indofood ini sebagai bagian dari Ramadan goal saya.

Menu ini sangat sederhana di bumbu tapi banyak toppingnya. Penasaran?

Yuk disimak resepnya!

Resep Bihun Goreng Kecap

resep bihun goreng

Bahan :

2 buah bihun (saya pakai merk bihun jagung)

3 siung bawang putih

Setangkup ebi

1 pak bakso ikan

1 pak jamur kuping

1 pak kimchang (sedap malam)

Kecap indofood

1 sdm Gula

Garam

Minyak goreng

Daun bawang (diiris serong)

Seledri

Cara membuat :

  1. Rendam ebi sebentar saja, lalu cuci. Tiriskan. Tumbuk hingga halus.
  2. Rendam bihun, jangan sampai lembek banget ya. Angkat, tiriskan. Ada baiknya digunting ya biar enak saat makan
  3. Panaskan minyak goreng, masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan.
  4. Masukkan ebi. Diaduk hingga ada bunyi meletup (tandanya sudah matang).
  5. Masukkan bakso, jamur, kimchang. Aduk rata.
  6. Masukkan bihun. Matikan kompor
  7. Tuangkan kecap secukupnya. Gula dan garam. Aduk hingga rata.
  8. Nyalakan kompor dengan api kecil. Masak hingga matang.
  9. Masukkan daun bawang dan seledri. Aduk rata, jangan sampai layu aduknya.
  10. Angkat, sajikan.

Harum ebi yang menguar, warna kecokelatan dari kecap, topping yang banyak bikin liur meleleh ih. Saya senang banget bisa memasak masakan ini.

#JadiLebihBaik Untuk Ramadan Goal Masih Bisa?

Saya optimis bisa mencapainya, walaupun ada bolong karena sakit, di situ saya belajar banyak hal. Bahwa saya harus bisa lebih disiplin lagi dalam menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya, jadi lebih baik kecap indofood itu.

Untuk Athar, ini masih jadi tugas rumah bagi Abang dan saya. Alhamdulilah dia sudah mengerti kenapa harus puasa, apa itu puasa, tapi untuk puasa setengah hari Athar masih tertatih.

But in other side, I’m happy. Di bulan ini, Abang pulang lebih awal dan meluangkan waktunya untuk bermain bersama anak-anak. Saya pun lagi semangatnya bermain lego dengan Kei. Dan saya makin takjub perkembangan imajinasi Athar dalam menyusun desain lego.

Bermain lego salah satu aktivitas kesukaan anak-anak bersama Papanya

Persoalan menu, saya memercayakan kecap indofood untuk #JadiLebihBaik dalam urusan masakan. Well, jadi lebih baik kecap indofood ini membantu saya untuk setrong menjalani puasa.

Puasa tersisa satu hari lagi. Apakah saya bisa mencapai ramadan goal tahun ini untuk #JadiLebihBaik?

Insyaallah bisa!

Doakan saya ya temans, agar bisa mewujudkan #JadiLebihBaik untuk ramadan goal tahun ini. Yosha!

Semoga kita sehat selalu.

54 Comments

    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  1. De
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
  2. Iffah ipeh
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny
    • ranny

Reply