Tuhan sudah merencanakan aku dan kamu untuk bertemu di suatu waktu
menggapai mimpi bersama

Alhamdulilah, skarang statusku udah naik peringkat menjadi Mrs. Ranny #eaaa hehehehe
Dan pastinya sudah menyempurnakan agamaku.
Senang? Tak terkira laaaahhh… :D kegalauanku berbulan-bulan usai sudah..
22 April 2012 kemaren saya sah menjadi istri Budi Aulia Iskandar, setelah bertahun-tahun pacaran jarak jauh, memulai semua dari 0, penantian pun berakhir sudah.

Acara dimulai dari hari Jumat yaitu khatam Al Qur’an. Hari sabtu malam badaka nah di malam ini rame pisan karena ada acara samra dan ibu-ibu kompleks heboh banget dah plus abang di “ospek” malam itu hehehe. Hari minggu pagi akad nikah dan malamnya resepsi di restoran.

Hal yang ditanya semua orang : “Gimana rasanya ran?”
Jawabannya : “Ya enaaak duuunk..”

Dan pertanyaan-pertanyaan konyol punn bermunculan, mulai dari malam pertama, gaya sampe cerita yang aneh-aneh hahahahaha

Saat mau ijab kabul, perasaan “nano-nano” bermunculan. Mulai dari rasa pupup, gugup, jantung mau copot, astagaaa sampai mau pingsan rasanya. Dan alhamdulilah, abang cuma sekali aja ucapin ijab kabulnya.

Saya sempat ngomong sama abang : “Bang, saya heran sama orang yang bercerai, pestanya capek tingkat dewa gini, menguras seluruh aspek kehidupan..”
Abang : “hehehe itu semua tergantung pribadi masing-masing sayang..”

Jadi penganten itu bak model, semua berbondong-bondong minta poto hahahaha

At last, kawiiiinn kawiiinn akhirnya kawinn jugaaa :D :) )

Harapan selalu teriring, semoga bisa menjadi keluarga sakinah,mawadah,warhma..menjadi rumah tangga yang berkah.. Amiin..


Dan sekarang kita tak lagi dua tetapi satu

Dinikahi oleh koko (kakak cowok), alhamdulilah sekali ucap. SAH!!

udah ada buku nikaah *yippie*

Bersama mama yang hebat

malam badaka

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

Langit siang ini bercorak mendung. Disertai rerintikan hujan. Membuat siang ini terasa syahdu dan hangat. Ku memilih untuk diam sejenak menikmati mendung siang ini.

Terasa ada yang menyelusup dalam ingatan. Ingatan akan sebuah bayangan masa lalu. Mengukir sebuah senyuman. Ingatan akan sebuah kerinduan untuk sesosok lelaki yang berbeda ruang dan waktu. Rindu yang selalu ku kecap sampai detik ini. Rindu yang menghangatkan. Seperti menghirup aroma kopi kemudian menyesapnya pelan-pelan dibibir cangkir, sensasinya seperti candu, ketagihan.
Begitu juga dengan rindu untukmu, seperti candu yang ingin ku sesap setiap saat.

5 menit berselang, mendung memudar seiring bias sinar mentari menyelimuti langit. Sebaris pertanyaan melintas, akankah lelaki itu memiliki rindu yang sama?
Getaran dari gadgetku membuyarkan lamunanku.

From : Him
Ui.. Jangan lupa makan sayang :*

Aku sudah mendapatkan jawabannya.

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

April tlah tiba, April tlah tiba *nyanyi* :D

See, rotasi bumi berputar semakin cepat mengelilingi matahari. Dan pada akhirnya kita tiba di April.
Astaga, saya so so nervous, erornya semakin menjadi jadi, ditambah tensi sering naik karena anak-anak, belum lagi menjadi new member di “Insomnia Club”. Gosh, sungguh sangat berwarna bukan. Selalu berusaha untuk menikmati warnawarni itu walaupun terkadang warna merah selalu menghiasi dikantor.
Persiapan alhamdulilah udah 90%, undangan pun udah disebar khusus yang diluar daerah. Rasanya? i cant explain it, so so excited, nervous, eror hehehe

Menjadi a bride to be pastinya punya kecemasan dan rasa yang berbeda. Yang sangat mengkhawatirkan penyakit insomnia yang tiba-tiba datang menyerang. Astaga sungguh gag menyenangkan, udah waktu untuk tidur tapi mata masih 100 watt, tidur pun cuma beberapa jam saja. Tentunya harus di-doping sama vitamin C, ya ya pastinya jadi kurus dan semoga tidak pingsan pas hari H.

Sampai detik ini saya masih gag menyangka, kalau i will getting merid soon, lembaran kehidupan baru akan segera dimulai. Seperti percakapan saya dan abang yang tiap harinya ada pertanyaan ini :

Me : “bang, kita akan nikah ya?”
Abang : “iyah sayang,kita akan nikah..”
Me : “ini pertanyaan ke berapa bang?”
Abang : “ke 202.”
Me : “kalo udah sampe 1000,dapet payung cantik gag bang?”
Abang : “ntah apa ade ini hehehehe”

Ini salah satu contoh “kegilaan” (penyakit nomor 3 a-bride-to-be) yang menyerang seorang calon pengantin. Telah terjadi halusinasi akibat gugup yang berulang-ulang.
Untuk mengatasi penyakit nomor 1 a-bride-to-be (baca : insomnia), saya meminta abang untuk nyanyiin “Nina Bobo” tiap malam. Ini bukan karena masa kecil tak bahagia, tetapi terlalu bahagia sehingga ingin diulang sama calon suami, karena gag mungkin meminta papa untuk nyanyiin. Walaupun suara abang tak sebagus Afgan, setidaknya saya mulai mengantuk saat dinyanyiin lagu ini.
Penyakit nomor 2 a-bride-to-be adalah pelupa, kadang saya suka eror bin hang tiba-tiba yang menyebabkan saya lupa apa yang mau dibilang dan dikerjain, untuk mengatasi hal ini terkadang saya diem sejenak dan mencoba mengingat apa yang harus dilakuin dan diomongkan.
Penyakit nomor 4 a-bride-to-be adalah sering marah tiba-tiba, nah penyakit ini sudah menyerang saya diawal bulan, yang dulunya saya selalu anteng sama kejahilan anak-anak,skarang saya sering memarahi jika mereka udah mulai kumat.
Penyakit nomor 5 a-bride-to-be adalah harus bisa mengalah. Nah tentunya seorang calon pengantin ingin segala hal diacaranya nanti berjalan seusai rencana. Nah segala omongan dari WO ataupun tetangga, sering ditelan mentah-mentah, jadinya adu pendapat dengan mama, kakak maupun abang. Nah udah ditahap ini, saya pun harus legowo untuk mengalah. Keinginan saya yang mau ini itu, harus rela tidak bisa diwujudkan. *hikz*

Menjadi seorang a bride to be, selalu menciptakan varian penyakit baru, dan pengobatannya pun berbeda-beda tergantung stadium penyakitnya.
Ahh, semoga penyakit ini gag lama-lama bersarang, karena bisa efek samping menjadi kurus dan kurang gizi.

PERHATIAN : Tiap calon pengantin mempunyai penyakit yang berbeda-beda jadi jangan tersugesti dengan penyakit yang menyerang saya ini.

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

Kemarin sehabis pulang dari kantor, seperti biasa sehabis magrib saya pun berleyeh-leyeh depan tipi sama mama sambil baca majalah yang dibeli tadi sore. Tiba-tiba badan saya terasa gag enak, tengkuk juga gag enak terasa. Saya pun ngomong sama mama gag enak badan saya ini.
“Jangan pandang enteng, besok periksa asam urat dan kolesterol sama cici.” Kata mama.
Untuk orang kantoran seperti saya ini biasanya menganggap remeh soal gejala seperti ini, yang ada hanya kata CAPEK. Pijat dan istirahat pun jadi alternatif untuk meredakan sakit ini.

Tadi pagi sebelum mandi, saya diperiksa oleh cici (kakak perempuan) yang memang seorang Dokter. Jari saya diambil setitik darah untuk stik yang kemudian stik itu dimasukkan ke alat periksa kolesterol dan asam urat. Hasilnya untuk asam urat 4,2 alias normal, sedangkan untuk kolesterol 242/dl. Langsung shock saya tau bahwa kolesterol saya tinggi. Sedih? pastilah. Mama dan cici langsung menasehati saya untuk tidak makan ini itu dulu.
Saya pun langsung ingat kalo kemaren saya makan nasi rendang dengan sayur nangka santan. Dan ingatan yang lampau berkelebat, dimana tiap sore dikantor (gag setiap hari) kami sering makan pisang goreng dan tempe goreng ala Melati Cafe, dan akhir-akhir ini saya suka makan pempek dan lenjer. Jadi pas sudah jika kolesterol saya naik.
Nyampe dikantor, ada sedikit waktu untuk magabut, saya langsung meng-googling dengan kata kunci “Gejala Kolesterol” dan “Tips mengatasi kolesterol.”

Read the rest of this entry »

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

Suatu senja, upacara kecil pecah di atas meja. upacara sepatutnya sunyi. Seperti doa-doa yang ditasbihkan dalam hati. Kata merinai di jendela. aku teringat akan candi-candi. Perayaan tanpa suara. Mantra yang mengalun diam di antara nyala ribuan lilin. Mengingatkanku pada masa-masa yang jauh. Sesuatu yang nyaris purba. Orang-orang yang menengadah ke langit. Merunduk ke bumi. Lalu berdoa. Karena mereka ingin. Karena mereka ingat.

Upacara di mejaku adalah serupa pengingat tentang dirimu. Juga untuk aku yang menginginkan kamu. Namamu berjatuhan di atas kepalaku. Ribuan keheningan. Seperti doa-doa yang sampai ke tujuan. Demi kemudian dan kemungkinan di masa yang akan datang, mataku terpejam. Bibirku terkatup. Hatiku terbuka.

(kamesywara,280312)

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

tags, ,

Sibuk sepertinya menjadi nama tengah untuk para kuli seperti saya ini. Tiap hari pasti aja ada kesibukan yang membuat hari itu terasa cepat berlalu. Dan akhir-akhir ini karena kesibukan membuat blog saya jadi terlantar, jarang blogwalking di rumah maya temans.
Ada hal yang membuat saya bersyukur di tengah kesibukan ini yaitu udah ada yang bisa memback-up kerjaan saya membuat invoice. Terasa ada yang plong karena saya terkadang menjadi disorientasi dalam kerjaan karena kerjaan udah tumpang tindih. Ya, kerjaan utama administrasi iklan tapi sering berubah dengan manisnya merangkap administrasi redaksi yang menuntut kerjaan itu cepat selesai. Karena udah ada yang menghandle kerjaan saya jadi PC ini harus rela dipake untuk membuat invoice, secara hanya PC saya yang terhubung dengan internet.

Read the rest of this entry »

Facebook Twitter Linkedin Digg Delicious Reddit Stumbleupon Tumblr Posterous Email Snailmail

tags,